Surat Suara Pilpres 2019 Tercoblos, KPU Sumut: Itu Hoaks

Surat Suara Pilpres 2019 Tercoblos, KPU Sumut: Itu Hoaks

Ilustrasi penyimpanan surat suara, Senin (4/3)

(jw/csp)

Senin, 4 Maret 2019 | 17:42

Analisadaily (Medan) - Komisis Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan melaporkan kasus beredarnya vidio dari salah satu akun di media sosial tentang surat suara Paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 yang sudah tercoblos ke Polda Sumatera Utara.

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum  KPU Sumut, Ira Wartati menegaskan, vidio yang viral di media sosial tidak benar, itu Hoaks. Dan vidio itu sangat memprovokasi serta menjelekan nama baik KPU Sumut dan Kota Medan.

"Kami sudah melaporkan ke Polda Sumut agar ditindaklanjuti. Kami merasa KPU Sumut telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,' tegas Ira, Senin (4/3).

KPU mengetahui informasi itu pada Sabtu (2/3) kemarin melalui akun Facebook yang di posting Muhamad Adrian dan Kusmana. "Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," tulis Adrian dalam postingan-nya.

Sedangkan Kusmana menuding, video yang menggambarkan kericuhan terjadi di KPU Kota Medan. Ternyata vidio kericuhan tersebut terjadi saat Pilkada serentak beberapa bulan yang lalu di Kabupaten Tapanuli Utara.

"KPU Medan digrebek warga sedang mencoblos surat suara 01. Kecurangan sudah mulai terlihat secara nyata. Keburukan rezim Jokowi dan koalisinya mulai terbongkar. Penguasa bangsat," ujar Kusmana dalam video yang diunggah Sabtu (2/3) kemarin.

"Karena vidio hoaks itu lah kami langsung melaporkannya. Jika dibiarkan, itu semakin melebar dan memberikan persepsi buruk dan membahayakan KPU sebagai penyelenggara. Kami menegaskan, vidio itu tidak benar," ungkap Ira.

Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik, membantah telah terjadi kerusuhan di Kantor KPU Medan akibat surat suara Pilpres 2019 dicoblos. Sebab, saat ini surat suara tersimpan dengan aman di gudang eks Bandara Polonia Medan dan dijaga aparat kepolisian selama 24 jam.

“Beredar video seolah-olah terjadi kerusuhan di Kantor KPU Medan. Dan juga disebutkan, surat suara Pilpres dicoblos. Kami menyatakan, itu tidak benar. Kondisi logistik surat suara kita tersimpan aman di gudang eks Bandara Polonia,” terangnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, akan menyelidiki kasus ini, apalagi bisa mengganggu kekondusifan di Sumut.

"Akan kita tindaklanjuti laporan KPU. Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku penyebar hoaks," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dengan hoaks yang beredar. Karena, siapa saja yang menyebar hoaks akan dipidanakan.

"Hoaks menyebabkan kepanikan dan berpotensi memancing konflik di tengah masyarakat. Polda Sumut akan mengungkap dan melakukan penindakan. Kami tidak main-main," pungkas Tatan.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar