Strategi Akhyar Atasi Genangan Air di Sepanjag Jalan HM Joni

Strategi Akhyar Atasi Genangan Air di Sepanjag Jalan HM Joni

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, meninjau parit di sepanjang Jalan HM Joni. (Istimewa)

(rel/rzd)

Kamis, 13 Juni 2019 | 17:57

Analisadaily (Medan) - Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, meninjau parit di sepanjang Jalan HM Joni. Meski telah dilakukan pengorekan sebulan silam, namun parit kembali tersumbat. Setiap hujan deras turun, parit tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap dan menggenangi jalan serta rumah warga.

Didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Isa Ansyari, dan Camat Medan Kota, Chairuniza, Akhyar tampak terkejut. Sebab, umumnya parit dipenuhi sampah sehingga menyebabkan air tidak dapat mengalir. Sampah yang memenuhi parit berasal dari warga karena kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama parit.

Melihat kondisi tersebut, Akhyar langsung  menginstruksikan Kadis PU segera melakukan pengorekan kembali. Jika hal itu tidak cepat diatasi, maka kawasan itu akan menjadi langganan genangan air setiap hujan deras turun sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun aktifitas warga sekitar.

“Solusinya harus dilakukan pengorekan kembali secepatnya!” kata Akhyar, Kamis (13/6).

Diungkapkan Akhyar, bulan lalu (Mei), Dinas PU bersama personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Kota telah melakukan pengorekan parit di sepanjang Jalan HM Joni tersebut.

“Sungguh disayangkan rasanya, jika upaya yang dilakukan tersebut tidak didukung penuh masyarakat. Terbukti, parit kembali dipenuhi sampah. Mustahil kawasan ini akan terbebas dari genangan air jika warga tidak mendukung!” tegasnya.

Selain faktor sampah, Akhyar juga mendapat informasi bahwasannya dalam parit ditemui banyak pipa sehingga ikut memicu terjadinya penyumbatan. Kondisi diperparah lagi dengan banyaknya bangunan yang didirikan di atar pemukaan parit yang tidak memiliki izin dan menyalahi peraturan. Petugas sangat kesulitan untuk melakukan normalisasi.

“Jika memang mengganggu dan menyalahi aturan, bongkar (bangunan) saja!. Jangan karena ulah segelintir orang  justru merugikan banyak orang. Lakukan penertiban secepatnya agar kondisi seperti ini tidak berlarut-larut. Namun perlu diingat, setiap pekerjaan harus selalu dilakukan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Hal ini semata untuk kenyamanan kita bersama,” pesannya.

Di tengah peninjauan yang dilakukan, seorang warga yang mengaku bernama Yanti (45), datang menemui Akhyar menyampaikan keluhannya. Dikatakan Yanti, rumah dan warung miliknya menjadi langganan genangan air setiap hujan seras turun. Sekaitan itulah dia berharap dengan kedatangan Wakil Wali Kota, persoalan genangan air dapat diatasi.

“Mari sama-sama kita rawat dan jaga kebersihan kota yang kita cintai bersama ini,” harap Akhyar di hadapan sejumlah warga yang berada di lokasi tersebut.

Sementara Kadis PU Kota Medan, Isa Ansari mengatakan, pihaknya siap akan menormalisasi parit di sepanjang Jalan HM Jhoni seperti instruksi Akhyar. Direncanakan, normalisasi akan dilakukan. Guna mendukung kelancaran normalisasi, sejumlah alat berat akan diturunkan.

“Jika permukaan parit bersih dari bangunan tentunya snagat membantu dan mempermudah kita menormalisasi parit,” pungka Isa.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar