Stok Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran Aman

Stok Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran Aman

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan (baju batik) bersama Kepala Perum Bulog Divre 1 Sumut, Benhur Ngkaimi (baju putih) saat melihat pengemasan gula, Medan, Kamis (12/4)

(jw/csp)

Kamis, 12 April 2018 | 15:48

Analisadaily (Medan) - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melakukan pengecekan stok terhadap bahan pangan di Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) ‎Drive 1 Sumut di Pulo Brayan Darat l Medan.

Pada pengecekan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengatakan, dipastikan stok pangan di Sumut aman dan pendistribusi akan dilakukan secara merata kepada masyarakat.

"Stok di Bulog baik , dan dipastikan berjalan lancar hingga akhir Ramadan," kata Daniel mengunjungi Perum Bulog Divre 1 Sumut Jalan Mustafa, Medan, Kamis (12/4).

Dalam pangan, Daniel menyampaikan, Komisi IV DPR RI menolak impor beras. “Soalnya, kesedian beras di tingkat petani mencukupi jumlah konsumsi beras nasional,” sambungnya.

Kebutuhan pangan lain seperti harga daging, masih normal, namun bila harga naik saat bulan Ramadan dan Lebaran, pemerintah melakukan intervensi harga.

"Pemerintah juga harus mengawasi stok pangan ditingkat distributor. Pelaku ekonomi menahan barang harus dipastikan. Mau itu kartel atau menahan barang, hal itu tidak boleh terjadi," ungkapnya.

Kepala Perum Bulog Divre 1 Sumut, Benhur Ngkaimi menuturkan, untuk menjaga stok pangan menjelang Ramadan ada kenaikan konsumen pangan di Sumut mencapai 10 persen dari hari biasanya.

"Stok kita sudah aman sampai bulan depan. Gula kita ada 8 ribu ton, daging hampir 100 ton. Ini masuk 200 ton daging beku lagi. Tepung terigu ada 34 ribu ton‎," tuturnya.

Impor daging, lanjutnya, dilakukan secara bertahap daging beku kerbau diimpor dari India dan masuk melalui Pelabuhan Belawan, akhir April 2018 sebanyak 200 ton.

"Konsumi pangan seperti beras sekitar 10 ribu ton. Gula 5 Ribu ton. Minyak goreng saya belum punya data. Namun tok akan terus kita tingkatkan. Semua akan naik saat Ramadan biasa kenaikan sampai 10 persen," tambahnya.

Ia juga memastikan, di Sumutera Utara stok pangan aman menjelang Ramadhan dan Lebaran. "Yang pasti stok kita aman," pungkasnya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar