Status Hukum OK Arya Ditentukan Maksimal 24 Jam Pasca OTT

Status Hukum OK Arya Ditentukan Maksimal 24 Jam Pasca OTT

Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, saat diperiksa di Mapolda Sumut, Rabu (13/9)

(dgh/eal)

Rabu, 13 September 2017 | 19:33

Analisadaily (Medan) - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain.

Febri juga menjelaskan, OTT yang dilakukan KPK, Rabu (13/9) siang, mengamankan tujuh orang sekaligus terkait pengurusan sejumlah proyek di Kabupaten Batubara.

"OTT dilakukan terkait dengan pengurusan sejumlah proyek di daerah tersebut. Sejumlah uang juga diamankan. Ada dari unsur penyelenggara negara atau kepala daerah, pejabat dinas dan swasta," kata Febri saat dihubungi via seluler.

Febri menambahkan, untuk kepentingan pemeriksaan awal, ketujuh orang yang diamankan itu telah dibawa ke Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara sebelum diterbangkan ke Kantor KPK di Jakarta.

Lebih jauh dia menjelaskan, Bupati Batubara dan enam orang lainnya yang ikut tertangkap akan ditentukan status hukumnya dalam waktu paling lama 24 jam pasca penangkapan.

"Setelah pemeriksaan awal dilakukan, mereka akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta dan dalam waktu maksimal 24 jam akan ditentukan status hukumnya," terangnya.

(dgh/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar