Sosialisasi KPU Deli Serdang: Jangan Libatkan Anak Saat Kampanye

Sosialisasi KPU Deli Serdang: Jangan Libatkan Anak Saat Kampanye

Sosialisasi Pemilu oleh KPUD Deli Serdang

(jw/eal)

Kamis, 7 Juni 2018 | 15:53

Analisadaily (Deli Serdang) - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Deli Serdang mengadakan sosialisasi dan pendidikan bagi pemilih dalam rangka menyambut Pilkada Deli Serdang 2018 di PAUD Melati Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (6/6).

Staf KPUD Deli Serdang, Saiful mengatakan, dalam sosialisasi ini pihaknya mengusung tema "Ayo Ciptakan Pemilihan Yang Ramah Anak". Saiful mengimbau bahwa saat kampanye tidak boleh membawa anak-anak. Hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang No 35/2014 Pasal 15.

"Itu berdasarkan fakta dan data. Landasan yuridisnya UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," ujar Saiful, Kamis (7/6).

Lebih jauh Saiful menjelaskan bahwa pada Pasal 15 secara eksplisit menyebutkan setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.

"Jumlah anak adalah 1/3 dari jumlah penduduk di Indonesia, banyak anak di bawah umur dilibatkan dalam gelaran kampanye Pilkada dan Pilpres. Hal ini melanggar Undang-Undang tersebut," jelasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, KPUD Deli Serdang juga dipandu oleh narasumber dari pembina Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI), Bambang F. Wibowo.

Bambang mengungkapkan bahwa saat banyak anak yang dilibatkan dalam kampanye meski hal itu sudah dilarang Undang-Undang.

"Pelanggaran ini sering terjadi, tapi hingga saat ini belum satu pelanggaran Pemilu yang melibatkan anak mendapatkan sanksi. Kita selama ini memberikan kekerasan emosional, pengabaian dan eksploitasi terhadap anak," ungkapnya.

"Dapat kita lihat sebagai contoh saat kampanye anak menonton pagelaran musik, dimana biduannya berpakaian seksi yang seharusnya tidak dipertontonkan kepada anak," ujar Bambang.

Sosialisasi tersebut juga dirangkai dengan pemutaran video tata cara mengikuti pemilihan. Peserta yang hadir lebih kurang 50 orang termasuk Kepala Desa Damak Maliho, Estiana Saragi.

Estina merasa senang desanya bisa menjadi salah satu lokasi yang mendapatkan sosialisasi dari KPUD dan YAFSI tentang pemilihan yang ramah anak.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar