Soal Impor Beras, RTI Desak Menteri Pertanian Mundur

Soal Impor Beras, RTI Desak Menteri Pertanian Mundur

Rumah Tani Indonesia.

(csp/rzp)

Sabtu, 13 Januari 2018 | 14:16

Analisadaily (Jakarta) - Direktur Eksekutif Nasional Rumah Tani Indonesia (RTI) Jones Batara Manurung mendesak Amran Sulaiman mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Desakan ini disampaikan karena, Menteri Pertanian melakukan impor beras asal Vietnam dan Thailand, yang akan berjalan pada akhir Januari 2018.

"Amran pernah menyampaikan, bila gagal menjalankan amanat Presiden Joko Widodo, stop impor, maka ia bersedia mundur. Ini adalah waktu yang tepat untuk mundur," kata Jones, Sabtu (13/1).

Setelah rencana impor diwacanakan, lanjutnya, Amran berkata impor beras menunjukkan bahwa pemerintahan Jokowi-JK sangat mencintai rakyatnya.

Menurut Jones, ini sangat bertolak belakang dengan semangat Nawacita. Dalam konteks ini, Amran jelas-jelas sudah membelokkan cita-cita yang dimimpikan pemerintahan Jokowi-JK.

Padahal, beberapa waktu lalu Amran Sulaiman sudah melaporkan pencapaian yang spektakuler. Karena, Indonesia berada pada tahap kedaulatan pangan.

"Angka statistik produksi untuk komoditi pokok meningkat dari waktu ke waktu. Dan itu hampir di semua komoditi pangan. Namun, tiba-tiba pemerintah melakukan impor beras sebesar 500.000 ton," ucapnya.

Itu menunjukkan, fondasi yang dibangun Menteri Pertanian selama 3 tahun terakhir sangat keropos. Jones menilai, langkah impor beras tersebut juga menjadi catatan merah bagi Amran Sulaiman.

(csp/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar