Siswa dan Siswi Dilatih Menulis untuk Terbitkan Buku

Siswa dan Siswi Dilatih Menulis untuk Terbitkan Buku

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan menggelar pembinaan dan pengembangan minat baca, Senin (22/7)

(rzp/csp)

Senin, 22 Juli 2019 | 14:20

Analisadaily (Medan) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan menggelar pembinaan dan pengembangan minat baca kepada siswa-siswi di Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Maya Fitriani mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan lima hari di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Jalan Iskandar, sejak tanggal 22-26 Juli 2019.

Dengan tujuan, lanjut Maya, mengenalkan Perpustakaan Kota Medan, dan memberikan pengetahuan yang lebih bagi siswa. Siswa juga dilatih menulis cerita-cerita pendek, yang berisi cerita imajinasi, dan kedepan melahirkan karya berupa buku kumpulan cerpen.

"Saya berharap setiap siswa dan siswi bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini. Menggali lebih banyak lagi pengetahuan tentang perpustakaan, mengenal banyak buku dan manfaat dari membaca buku," kata Maya didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Wahyuni, dan Kepala Seksi Pengembangan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Jonny Marbun.

Wahyuni menyebut, dengan adanya pembinaan dan pengembangan minat baca, akan memberikan wadah pada siswa dan siswi untuk menambah pengetahuan. "Dan juga dapat berkreasi di usia sekarang," sebutnya.

Selanjutnya, Jonny Marbun menambahkan, kegiatan diikuti sejumlah sekolah. Tahap pertama diikuti perwakilan SMP Negeri 13 Medan dan SMP Swasta Brigjen Katamso Medan. "Masing-masing sekolah 30 siswa," ujarrnya.

Sekretaris Jenderal Forum Masyarakat Literasi Indonesia (Formalindo) Provinsi Sumut, Agus Marwan, mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan untuk terus berupaya meningkatkan minat baca.

Menurutnya, yang menarik dari kegiatan ini, siswa dilatih menulis cerita. Tentu saja, keterampilan menulis tidak serta merta datang sendiri, butuh banyak referensi seperti bahan bacaan dan semua itu bisa diperoleh salah satunya di perpustakaan. 

"Program ini sejalan dengan apa yang dilakukan Formalindo Sumut. Banyak melatih guru-guru dan para siswa SD dan SMP di Kota Medan," kata Agus.

Dari kegiatan ini beberapa sekolah di Medan berhasil menerbitkan buku karya siswa, seperti SMP Negeri 1 Kota Medan, Yayasan Parulian, SD-SMP Yayasan Perguruaan Sultan Iskandar Muda (SIM).

Pelatihan yang diberikan langsung Redaktur Minggu Harian Analisa, Muhammad Arifin, lebih menekan bagaimana siswa berlatih menemukan ide untuk menulis. Ide bisa datang dari benda-benda di sekitar, atau pengalaman sehari-hari.

"Cerita yang bagus, juga harus diawali dengan bagaimana membuat judul yang menarik dan membuat pembaca penasaran untuk membacanya," tutur Arifin.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Sekolah SMP Swasta Brigjen Katamso 1, Dwarta Lubis, dan Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Rajes Hutabarat, serta Kepala Sekolah SMPN 13 Medan Erbinto S Sinaga.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar