Sirkulasi Eddy Sebabkan Sumut Alami Hujan Lebat

Sirkulasi Eddy Sebabkan Sumut Alami Hujan Lebat

Ilustrasi hujan (Pixabay)

(jw/csp)

Jumat, 24 Mei 2019 | 13:47

Analisadaily (Medan) - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) wilayah 1 Medan, menyebutkan adanya sirkulasi Eddy menyebabkan beberapa wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

“Sirkulasi Eddy adalah sirkulasi di atmosfer berupa pusaran angin dengan durasi harian, dan biasanya jika suatu daerah terdapat Eddy maka cenderung akan turun banyak hujan,” Prakirawan BBMKG wilayah 1 Medan, Utami, Jumat (24/5).

Ia menyebutkan, Sirkulasi Eddy terjadi karena adanya gangguan cuaca di Samudera Hindia, Utara Aceh yang menyebabkan konvergensi sehingga bertumbuhnya awan-awan hujan di Sumatera Utara.

"Untuk Sumut, peluang hujannya masih ada, mulai dari sore hari hingga malam. Begitu juga dengan Kota Medan," terang Utami.

BBMKG mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai petir dan angin kencang karena musim hujan akan selalu berbarengan dengan potensi petir dan angin kecang.

"Khususnya yang tinggal di daerah pegunungan selalu mewaspadai longsor dan pohon tumbang. Begitu juga di bantaran sungai agar mewaspadai air sungai yang sewaktu-waktu naik," imbau Utami.

Update Peringatan Dini Cuaca Sumut pada Jumat 24 Mei 2019, pukul 13.30 WIB. Masih Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 14.00 WIB di Wilayah Dairi, Samosir, Taput, Langkat, Binjai, Batubara, Sergai, Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Karo, Tanjung Balai dan sekitarnya.

Dan, dapat meluas ke wilayah Simalungun, P. Siantar, Tobasa, Asahan, Labuhanbatu, Labusel, Pakpak Bharat, Humbahas, Tapteng, Sibolga, Labura, Tapsel, Palas, Paluta, Madina, P. Sidimpuan dan  sekitarnya.

“Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB,” tambahnya.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar