Simalungun dan Sergei Belum Teken NPHD Pilkada Serentak 2020

Simalungun dan Sergei Belum Teken NPHD Pilkada Serentak 2020

Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Herdensi Adnin, Selasa (15/10)

(jw/csp)

Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:43

Analisadaily (Medan) - Berdasarkan Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri, batas akhir penganggaran untuk dana kampanye Pemilihan Daerah telah berakhir, Senin (14/10).

Namun, dua daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 di Sumatera Utara belum juga melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

"Dua daerah tersebut, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Serdang Bedagai," kata Ketua Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Herdensi Adnin kepada Analisadaily.com, Selasa (15/10).

Herdensi lanjut menjelaskan, persoalan utama yang membuat NPHD belum diteken didua daerah itu karena pemerintah daerah tidak kooperatif dalam pembahasan besaran anggaran yang diusulkan KPU di daerah itu.

"Di Kabupaten Simalungun pemerintah daerah sudah mematok anggaran yang mereka sediakan hanya Rp 45 miliar. Sementara kebutuhannya sekitar Rp 61 miliar. Serdang Bedagai hanya menganggarkan Rp 35 miliar, padahal kebutuhannya Rp 45 miliar," jelasnya.

Sementara anggaran yang diajukan di sana tidak segitu. KPU menyusunnya berdasarkan berbagai perhitungan yang didasarkan pada kebutuhan. Menurut Herdensi, jajaran KPU sangat kooperatif dalam membahas anggaran.

“Sangat terbuka untuk duduk bersama melihat besaran anggaran yang disusun. Artinya kita bersedia duduk bersama untuk melihat, mana anggaran yang dinilai terlalu besar agar dikurangi. Begitu juga sebaliknya. Artinya kita terbuka untuk menyesuaikan anggaran," tegasnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar