Sikapi Pengaduan Tentang THR, Disnaker Sumut Bentuk Tim

Sikapi Pengaduan Tentang THR, Disnaker Sumut Bentuk Tim

Kabid Hubungan Industrial Disnaker Sumut, Maruli Silitonga

(aa/eal)

Kamis, 6 Juli 2017 | 17:24

Analisadaily (Medan) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumatera Utara menerima lima laporan pengaduan dari serikat buruh/pekerja terkait Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2017.

"Sejak dibukanya Posko Satgas Pengaduan THR sampai hari ini, kami sudah menerima lima pengaduan," kata Kadisnakertrans Sumut melalui Kabid Hubungan Industrial, Maruli Silitonga, Kamis (6/7).

Dijelaskannya, lima laporan pengaduan yang masuk tersebut hanya bersifat lisan, bukan tertulis.

"Meski begitu kami tetap menindaklanjuti laporan tersebut dan langsung menurunkan tim ke perusahaan yang dilaporkan tidak membayar THR," jelasnya.

Selain Disnakertrans Sumut, Posko Pengaduan THR Idul Fitri juga dibuka di setiap Kantor Disnaker Kabupaten/Kota se-Sumut yang bertujuan untuk menampung seluruh pengaduan dari para buruh/pekerja terkait THR.

"Namun sampai saat ini kami belum menerima laporan pengaduan THR dari Disnaker daerah," ujarnya.

Jika dari hasil inspeksi tim di lapangan ditemukan bukti, maka perusahaan yang bersangkutan akan dikenai denda dan sanksi.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016, maka perusahaan tersebut akan dikenakan denda 5% dari total THR yang harus dibayarkan kepada pekerja/buruh. Selain itu, ada sanksi berupa teguran tertulis hingga sanksi pembatasan kegiatan usaha," tandasnya.

(aa/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar