Sikap Kompol Fahrizal Dinilai Membahayakan Tahanan Lain

Sikap Kompol Fahrizal Dinilai Membahayakan Tahanan Lain

Ilustrasi (Pixabay)

(jw/csp)

Senin, 23 April 2018 | 21:05

Analisadaily (Medan) - Selama berada di dalam sel tahanan Polda Sumut, Kompol F, tersangka penembak adik iparnya cenderung menunjukan prilaku tidak kooperatif. Bahkan sikapnya dinilai membahayakan tahanan lain.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian mengatakan, sikap Kompol Fahrizal ini menjadi salah satu pertimbangan dia dirawat di Rumah sakit jiwa.

"Karena, di sana memang lebih aman buatnya. Di sel kita, udah ada kecendrungan tidak kooperatif," katanya, Senin (23/4).

Menurut Andi, sikap tidak kooperatif mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan tersebut dapat dilihat dari sikap beliau yang kerap menolak untuk cek kesehatan. Ia juga menolak kedatangan tenaga kesehatan yang akan memeriksanya dan menolak diberi obat.

"Cek kesehatan kan seharusnya dilakukan tiap hari," ucap Andi.

Perilakunya ditahanan juga membahayakan orang lain, termasuk dirinya sendiri. "Contohnya, dia pukul-pukul tembok, kepalanya dibenturkan ke dinding dan banyak lagi," ungkap Direktur Ditreskrimum Polda Sumut.

Dengan kondisi itu penyidik belum bisa mengungkap motif penembakan. "Enggak bisa diambil keterangannya. Tidak ada yang konsisten jawabannya," jelas Andi.

Andi menambahkan, proses observasi di rumah sakit jiwa merupakan keputusan dari tim kesehatan Mabes Polri yang sejak awal melakukan observasi.

"Visum ini dibutuhkan waktu 14 hari. Tim observasi dari internal polisi dan eksternal yang terdiri dari ahli kejiwaan rumah sakit Pirngadi da RSJ," tambah Andi.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar