Sidang Novanto di MKD Tertutup, Istana: Bisa Timbulkan Prasangka Macam-macam

Sidang Novanto di MKD Tertutup, Istana: Bisa Timbulkan Prasangka Macam-macam

(dtc)

Senin, 7 Desember 2015 | 14:55

detikNews - Jakarta, Sidang pemeriksaan Ketua DPR Setya Novanto oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait skandal 'Papa Minta Saham' dilakukan secara tertutup. Apa tanggapan pihak istana soal pemeriksaan kasus dugaan pencatunan nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) ini?

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, publik sudah menyaksikan dua kali sidang sebelumnya yang dilakukan secara terbuka. Jika persidangan ketiga, terkait pemeriksaan Setya Novanto ini dilakukan secara tertutup, maka akan menimbulkan prasangka oleh publik.

"Sebenarnya publik sudah dua kali berturut-turut melihat rapat secara terbuka. Dan sekarang ini, kalau diputuskan tertutup persoalan substansi sebenarnya sudah diketahui publik secara luas bisa menimbulkan pertanyaan, prasangka tanda baca yang macam-macam," ujar Pramono Anung saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Meski demikian, lanjut Pramono, persidangan itu sepenuhnya kewenangan MKD. Pemerintah pun menghormati apapun yang diputuskan MKD.

"Yang paling penting adalah, apapun yang diputuskan, rakyat sekarang menunggu. Rakyat betul-betul memberikan perhatian yang luar biasa dan mudah-mudahan hati nurani digunakan untuk mengambil keputusan apapun yang akan diberikan pada hari ini," katanya.

"Presiden memantau langsung. Dan karena baru diputuskan, maka saya akan melapor kepada beliau," tambahnya. (jor)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar