Serangan di Mapolda Sumut Diduga Berkaitan Dengan Jaringan ISIS

Serangan di Mapolda Sumut Diduga Berkaitan Dengan Jaringan ISIS

Markas Besar Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam penjagaan ketat aparat kepolisian, Minggu (25/6)

(jw/csp)

Minggu, 25 Juni 2017 | 12:20

Analisadaily (Medan) - Pelaku penyerangan yang terjadi di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumatera Utara yang pada Minggu, (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB, diduga berkaitan dengan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).

"Sudah diketahui identitas pelaku, dan sedang dilakukan pendalaman serta pengembangan. Diduga pelaku berafiliasi dengan ISIS," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Daniel di Mapolda Sumut kepada wartawan Minggu (25/6).

Akibat penyerangan itu, seorang personil polisi bernama Aiptu Martua Sigalingging tewas setelah mendapat serangan dua orang pelaku. Mereka diduga masuk dengan cara melompat pagar dan kemudian melakukan penyerangan ke pos penjagaan.

Saat kejadian, pos penjagaan di pintu 3 dijaga oleh 4 orang anggota Yanma,  2 di penjagaan, sedangkan 2 orang lainnya melakukan patroli. Adapun dua orang yang sedang berada di penjagaan, Aiptu M Sigalingging, dan Brigadir E Ginting.

Sebelum kejadian, Aiptu M Sigalingging, minta izin istirahat di ruang jaga kepada rekannya, Brigadir E Ginting. Sementara, Ginting berjaga di depan penjagaan.

Tidak lama kemudian, dia mendengar suara ribut di kamar penjagaan dan melihat ada dua orang asing sudah berada di kamar tempat Aiptu M Sigalingging isitirahat dan terjadi keributan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting menjelaskan, Brigadir E Ginting mendatangi kamar dan sudah terjadi perkelahian, serta mengancam dengan pisau. Lalu, dia lari berteriak meminta bantuan kepada anggota lainnya yang sedang patroli dan berjaga di pos 2.

"Anggota Brimob yang sedang berjaga langsung melakukan penyerangan dengan menembak pelaku. Satu pelaku meninggal dunia di tempat dan satu orang hidup," jelasnya.

Akibat penyerangan yang dilakukan oleh para tersangka, satu Anggota jaga pos 3 dari Yanma MD bernama Aiptu M Sigalingging, mendapat luka tusuk di bagian pipi kanan, dagu, leher atas, dan dada kiri yang diduga karena terjadi perkelahian serta perlawanan di kamar.

"Saat ini Kapolda sedang mendatangi rumah dari salah satu tersangka," ujar Rina.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar