Semua Orang Harus Taat dan Patuh Pada Hukum

Semua Orang Harus Taat dan Patuh Pada Hukum

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XX Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) di Medan, Minggu (14/7)

(rzp/csp)

Minggu, 14 Juli 2019 | 12:58

Analisadaily (Medan) - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengatakan, kaidah hukum dapat berhasil atau berdaya guna bila dijadikan panglima dalam kehidupan bernegara, berbangsa dan bermasyarakat. Sehingga semua orang harus taat dan patuh kepada hukum, tidak terkecuali aparatur seperti advokat.

"Pada satu sisi, advokat itu unsur penegak hukum. Di sisi lain, harus menjaga harkat dan martabat profesi sebagai pekerjaan luhur (officium nobile) yang harus tunduk dan kepada aturan dan kode etik profesi," kata Musa Minggu (14/7).

Pada Jumat (12/7), Ijeck membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XX Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) di Medan. Melalui pertemuan bertema ‘Bersama Untuk Satu', para advokat diharapkan menjaga nama baik profesi sebagai pekerjaan luhur.

Ijeck berharap Rakernas ke-20 yang berlangsung selama tiga hari menghasilkan sesuatu yang bermanfaat baik secara internal organisasi hingga berguna bagi masyarakat.  Sebab, keberadaan advokat atau asosiasi yang menaunginya, adalah untuk memberikan perlindungan atau pembelaan kepada warga negara.

"Katakan yang benar itu benar, yang salah itu salah. Supaya masyarakat terlindungi dan dapat kepastian hukum. Memang tidak gampang menegakkan yang benar," ucapnya.

Ketua Umum DPP AAI, Muhammad Ismak, mengajak seluruh peserta memikirkan kiprah organisasi di tengah masyarakat. Menurutnya, masa setahun terakhir telah terlihat polarisasi dalam konteks demokrasi. Kemungkinan karena kurang pemahaman warga terhadap makna Pancasila dan UUD 1945.

"Saya harap ini bisa dirumuskan untuk dijalankan seluruh DPC. Sehingga bukan hanya penguatan organisasi," sebutnya.

Ketua Pengadilan Tinggi Medan, Cicut Sutiarso, mengingatkan advokat termasuk aparat penegak hukum. Sehingga ada kode etik yang harus dijaga, sama seperti jajarannya di lembaga yudikatif. Tujuan akhir yang ingin dicapai pada setiap pekerjaan adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pencari keadilan.

"Tentu saja dimulai dari aparat penegak hukum. Kemudian bagaimana kita melayani, berhubungan dengan rekan sejawat, tidak boleh saling mendahului dalam penanganan masalah. Semua rambu-rambu kita sama," ungkapnya.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar