Sempat Dinyatakan Hilang, Kontraktor Kayu Ditemukan Tewas di Dalam Hutan

Sempat Dinyatakan Hilang, Kontraktor Kayu Ditemukan Tewas di Dalam Hutan

(The Star/Asia One)

Sabtu, 4 Mei 2019 | 22:00

Analisadaily - Seorang kontraktor perusahaan kayu ditemukan tewas tiga hari setelah dia hilang ketika memimpin tim pekerja penebangan kayu ke hutan lebat di distrik Kapit, di Sarawak Tengah.

Dilansir dari Asia One, Sabtu (4/5), Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sarawak mengkonfirmasi bahwa itu adalah jenazah kontraktor yang dinyatakan hilang.

Mayat itu dibawa ke Kota Kapit, sekitar jam 8 pagi pada hari Jumat (3/5) dan diserahkan kepada polisi, kata Sarawak Bomba dalam kabar terbarunya.

“Pria itu ditemukan tewas di dalam hutan, dengan lehernya tersangkut di beberapa akar pohon,” kata Sarawak Bomba.

Bagaimana dia berakhir dalam situasi itu tidak dijelaskan, tetapi kasusnya sekarang sedang ditangani oleh polisi.

Pada tanggal 2 Mei 2019, tim Bomba Kapit memulai misi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan orang yang hilang itu, yang diidentifikasi sebagai Kanek Antok.

Kontraktor dilaporkan hilang di hutan Ulu Sungai Melatai sekitar pukul 19:00 pada hari Rabu (1/5). Stasiun Bomba dari kota terdekat Kapit mengerahkan tim pencarian ke situs tersebut.

Mereka butuh enam jam dengan kapal dan berjalan kaki untuk mencapai lokasi di mana kontraktor terakhir kali terlihat, setelah menerima peringatan darurat pada 1 Mei 2019 sekitar jam 7 malam.

“Kontraktor itu bersama tim yang terdiri dari 10 pekerja pergi ke hutan Ulu Sg Melatai pada 30 April 2019 untuk menandai kayu gelondongan,” sebut petugas.

Para pekerja mengatakan mereka menemukan jejak darah, tempat dia hilang. Laporan polisi diajukan, sementara operasi pencarian dan penyelamatan Bomba dimulai.

Kabupaten Kapit terletak tepat di jantung Kota Sarawak. Kota Kapit belum memiliki hubungan jalan yang baik dengan dunia luar, hanya jalan berbatu dan tanah yang keras melalui area kayu dan perkebunan.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar