Seluruh Korban Kebakaran di Langkat Sudah Teridentifikasi

Seluruh Korban Kebakaran di Langkat Sudah Teridentifikasi

Liang kubur korban kebakaran pabrik mancis di Langkat

(jw/eal)

Senin, 24 Juni 2019 | 11:57

Analisadaily (Medan) - Sebanyak 23 jenazah korban kebakaran pabrik mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polda Sumatera Utara, Minggu (23/6) malam.

Adapun jenazah yang berhasil diidentifikasi oleh tim DVI adalah Guliana (31), Sami Asih (39), Sri Ramadhani (24), Yuli Fitriani (36), Hariani (22), Alpia (19), Rita susantj (29), Wiwik Herawati (23) dan Priskawati Tindaon (21).

Kemudian jenazah Siamini Tindaon (17), Sri Wahyuni (28), Yunita Sari (31),  Mia Sahfitri (21), Ayu Agustiania (23), Sawitri (38), Nurhayati (44), Kiki Indah (20), Marlia (36), Siti Khadijah (35), Desi Setiani Br Sembiring (26), Reski Maharani (21), Santa Bina Br Sembiring (18) dan Rismayani (34).

Sebelumnya, Sabtu (22/6) kemarin, tujuh jenazah sudah lebih dahulu diidentifikasi oleh tim DVI yakni Rina (15), Syifa Oktaviana (9), Sahmayanti (22), Vinkza Parisyah (10), Runisa Syaqila (2), Bisma Syahputra (3) dan Zuan Ramadhan (6).

Kabid Dokkes Polda Sumut, Kombes Pol. Sahat Harianja, mengatakan seluruh jenazah yang telah diidentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga pada Senin (24/6) dini hari.

"Kira-kira pukul 00.20 WIB pagi tadi dan semuanya langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan dinihari tadi juga," kata Sahat, Senin (24/6) siang.

Sahat menjelaskan seluruh korban teridentifikasi melalui beberapa prosedur, yakni dari wajah, struktur gigi, tanda-tanda sisa penanganan medis pada bagian tubuh serta pakaian yang digunakan hingga perhiasan.

"Proses ini berjalan lebih cepat dari target awal. Semula kami memperkirakan proses identifikasi akan berlangsung seminggu. Dengan hasil ini seluruh korban tewas dalam musibah yang berjumlah 30 orang rampung diidentifikasi tim DVI," jelasnya.

Peti jenazah korban kebakaran di Langkat

Peti jenazah korban kebakaran di Langkat

"Iring-iringan ambulans yang membawa jenazah bergerak meninggalkan RS Bhayangkara pada pukul 01.00 WIB dinihari, disusul angkutan umum yang mengangkut keluarga korban," sambung Sahat.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja menuturkan, dengan berakhirnya proses identifikasi, maka kepolisian akan fokus pada penanganan hukum terhadap tersangka.

"Polda Sumut dan Polres Binjai akan terus mendalami kasus ini hingga tuntas," tuturnya.

Tatan mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya telah menetapkan tiga orang tersangka. Sejumlah saksi juga telah diperiksa. Untuk sementara para tersangka yang merupakan petinggi perusahaan diduga melakukan kelalaian sehingga menyebabkan kecelakaan kerja yang memakan korban jiwa.

"Mereka diancam pidana penjara maksimal 5 tahun. Selain itu polisi juga mendalami dugaan eksploitasi anak di pabrik tersebut karena mempekerjakan anak berusia 15 tahun dan pabrik itu juga tak berizin," pungkas Tatan.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar