Selamat Hari Anak! Negara Harus Hadir Beri Perlindungan untuk Anak Indonesia

Selamat Hari Anak! Negara Harus Hadir Beri Perlindungan untuk Anak Indonesia

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam (dtc)

Kamis, 23 Juli 2015 | 08:14

detikNews - Jakarta, 23 Juli diperingati sebagai hari anak nasional (HAN). Tapi kondisi anak Indonesia masih memprihatinkankan. Mereka yang di jalan mencari uang, mereka yang di kebun dipaksa bekerja. Atau juga masih terjadi kekerasan yang menimpa anak Indonesia.

"Tren pengaduan kasus anak yang dilaporkan ke KPAI dari tahun ke tahun terus meningkat baik jumlah maupun jenis pengadiannya. Ini menunjukkan belum optimalnya negara hadir menjamin perlindungan anak," jelas Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam, Kamis (23/7/2015).

Menurut Niam, negara perlu hadir total untuk lebih memperhatikan perlindungan anak. Penegakan hukum harus tegas untuk mencegah peristiwa serupa kekerasan pada anak berulang.

"Dengan jumlah anak yang mencapai sepertiga penduduk, pemihakan negara harus jelas terhadap anak-anak Indonesia," urai Niam.

Keberpihakan negera itu bisa diwujudkan pada pembangunan kebijakan yang ramah anak, kebijakan penganggaran, hingga penyelesaian kasus-kasus kontemporer.

"Seperti kasus pembunuhan anak A di bali, pemaksaan pendidikan agama yang tidak sesuai di beberapa sekolah di berbagai kota, penculikan hingga penelantaran anak. Jika kasus itu tuntas, maka itu menjadi bukti negara hadir," imbuh dia. (nal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar