Sekitar 100 Kg Sabu Diamankan Dari Jaringan Napi Tanjung Gusta

Sekitar 100 Kg Sabu Diamankan Dari Jaringan Napi Tanjung Gusta

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. Arman Depari, memaparkan barang bukti narkoba yang diamankan dari jaringan Ramli

(jw/eal)

Kamis, 24 Januari 2019 | 19:21

Analisadaily (Medan) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia dan Bea Cukai Belawan mengamankan lebih kurang 100 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dari sindikat internasional yang dikomandoi seorang narapidana (napi) di Lapas Tanjung Gusta Medan bernama Ramli.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. Arman Depari, mengatakan bahwa tersangka Ramli menjalankan peredaran narkoba dengan memanfaatkan keluarganya.

"Tersangka ini merekrut keluarganya untuk menjalankan operasi penyalahgunaan barang haram tersebut," kata Arman di Kantor BNNP Sumut, Jalan Pasar V, Medan Estate, Deli Serdang, Kamis (24/1) sore.

Arman menjelaskan bahwa penangkapan pertama dilakukan pada Selasa (15/1) lalu. Petugas BNN dan Bea Cukai melakukan patroli bersama di laut Aceh. Petugas yang mencurigai KM Karabia kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan sabu-sabu sebanyak 72 bungkus dan 10 ribu pil ekstasi.

"Dalam penangkapan tersebut, petugas menangkap lima orang pelaku yaitu Ramli bin Arbi, Saiful Bahri, M. Zubir, M. Zakir, dan Metaliana. Kelima tersangka itu memiliki hubungan keluarga yaitu orang tua, anak dan menantu," jelasnya.

"Jadi, pada saat kita melakukan penangkapan terhadap barang ini ternyata ada lagi yang dikirim secara bersamaan dengan tempo waktu yang tidak terlalu lama. Namun karena kita fokus pada tangkapan besar yang dibawa dengan KM Karabia dan satunya lagi dibawa dengan kapal kecil," sambung Arman.

Lebih lanjut Arman menuturkan bahwa selang dua hari setelah penangkapan pertama, ternyata kapal kecil yang membawa 25 kilogram sabu-sabu dengan jaringan yang sama sudah berada di darat.

"Pada penangkapan kedua itu kita mengamankan tersangka Syaifinur alias Pan. Ternyata Pan telah memindahkan barangnya ke mobil pick-up sebanyak 8 bungkus sabu," tuturnya.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. Arman Depari, memaparkan barang bukti narkoba yang diamankan dari jaringan Ramli

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol. Arman Depari, memaparkan barang bukti narkoba yang diamankan dari jaringan Ramli

"Kemudian petugas melakukan pengembangan ke rumah Pan yang berada di Muara Batu, Aceh Utara. Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, ditemukan lagi barang bukti sabu seberat 17 kilogram dan total yang kita amankan adalah 25 kilogram," ungkap Arman.

Menurutnya dari pengungkapan tersebut total narkoba yang diamankan lebih kurang seberat 100 kilogram.

"Dari total penangkapan ini 100 kilogram kita sita dan itu dikendalikan oleh satu sindikat yaitu Ramli yang merupakan napi di Lapas Tanjung Gusta Medan dan yang bersangkutan telah divonis hukuman seumur hidup," pungkasnya.  

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar