Sekdaprovsu: Pemprovsu dan Singapura Saling Membutuhkan

Sekdaprovsu: Pemprovsu dan Singapura Saling Membutuhkan

Sabrina ketika menerima kunjungan Konsulat Jenderal Singapura untuk Kota Medan, Richard Grosse, Senin (23/7).

(jw/rzd)

Senin, 23 Juli 2018 | 18:22

Analisadaily (Medan) - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Sabrina, mengharapkan kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Pemerintah Singapura yang telah terjalin selama 50 tahun dapat terus berlanjut dan ditingkatkan lagi. Apalagi, Pemprovsu dan Pemerintah Singapura memang saling membutuhkan.

"Jadi, Pemprovsu dan Singapura memang saling membutuhkan. Banyak hal atau program yang bisa kita kerjakan bersama. Ini semata untuk masyarakat antar kedua negara, khususnya Sumatera Utara," kata Sabrina ketika menerima kunjungan Konsulat Jenderal Singapura untuk Kota Medan, Richard Grosse, Senin (23/7).

Sabrina menjelaskan, kerja sama tersebut telah dilakukan dalam berbagai bidang. Untuk masyarakat Singapura, Pemprovsu telah mengekspor sayuran ke negara tersebut. Pemprovsu juga banyak mengekspor komoditas lain melalui negara Singapura.

"Ini merupakan indikator yang bagus dalam suatu kerja sama antar negara, tapi ini bukan hanya kerja sama antar negara, melainkan pemerintah pusat dengan provinsi," jelasnya.

Sabrina mengharapkan berbagai kerja sama di berbagai bidang terus ditingkatkan atau dimulai. Misalnya, kerja sama dalam bidang pelatihan untuk masyarakat maupun aparatur sipil negara di Sumut.

"Mungkin kali ini kita bisa membuat pelatihan spesial karena Singapura punya standar pelatihan yang bagus," ujarnya.

Lebih lanjut, Sabrina mengharapkan dalam bidang pendidikan, dirinya mengharapkan pertukaran pelajar antara Singapura dan Pemprovsu. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan pengalaman pelajar yang dikirim ke Singapura.

Selain itu, juga diusulkan kerja sama dalam bidang lingkungan, yakni membuat kampanye mengurangi penggunaan plastik. Karena plastik adalah benda yang tidak bisa diurai.

"Kampanye ini meski nantinya dibuat dalam bentuk proyek kecil sekalipun bisa memiliki dampak yang besar," ungkapnya.

Konsulat Jenderal Singapura untuk Kota Medan, Richard Grosse, menuturkan bahwa usulan tentang pertukaran pelajar sangat bagus dan harus dilakukan. Karena, pertukaran tersebut bisa membuka pikiran para pelajar. Dari pertukaran tersebut, pelajar bisa mengetahui bahwa Sumatera itu beragam, khususnya Sumatera Utara.

"Pertukaran pelajar, selain bisa menambah ilmu bahasa, juga bisa menambah pengalaman dan membuka pikiran pelajar yang dikirim ke suatu tempat, karena banyak hal yang harus dilihat langsung ketimbang hanya sekadar tahu dari media," tuturnya.

Richard berharap dengan kunjungan perkenalan ini bisa meningkatkan kerja sama-kerja sama lainnya di masa mendatang.

"Semoga dengan kunjungan ini bisa memberikan kesan yang baik kepada Pemprovsu," pungkas Richard.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar