SDM di Samosir Harus Memiliki Kemampuan Bidang Pariwisata

SDM di Samosir Harus Memiliki Kemampuan Bidang Pariwisata

Kunjungan kerja Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, ke Pulau Samosir, Danau Toba.

(jw/rzd)

Kamis, 13 Juni 2019 | 23:36

Analisadaily (Samosir) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir. Kedatangan Edy bersama Ketua TP PKK Sumut, Nawal Edy Rahmayadi, dan rombongan dijemput Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga, dan menyeberang dari Parapat menggunakan Kapal Wisata milik Pemkab Samosir.

Edy bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Samosir dan seluruh komponen masyarakat di Kantor Bupati Kabupaten Samosir, Jalan Raya Rianiate Pangururan, Kabupaten Samosir. Kesempatan itu dimanfaatkan Edy menyampaikan paparan untuk memotivasi, membangkitkan semangat, dan sinergi dalam rangka membangun Sumut.

Dikatakan Edy, Samosir merupakan salah satu kabupaten yang diprioritaskan untuk bidang pariwisata. Karena itu, diharapkan sebagian besar Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Samosir harus memiliki kemampuan dasar pada bidang-bidang pariwisata.

"Kita harus persiapkan SDM yang memiliki mindsetpariwisata, sehingga mereka mampu menjamu wisatawan dengan baik," kata Edy, Kamis (13/6).

Semakin banyak wisatawan yang betah dan nyaman berlibur di Samosir, kata Gubernur, sudah pasti akan mendatangkan rezeki bagi masyarakat Samosir, khususnya dan Provinsi Sumut secara umum.

"Saya sudah keliling Indonesia, tapi tak ada yang menurut saya lebih indah dari Sumut. Terutama Danau Toba ini, untuk itu harus bangga kita dan bersyukur kita. Surga kecil diberikan Tuhan untuk Sumut ini," ucapnya.

Rencana-rencana perbaikan dan pengembangan untuk Danau Toba, Edy Rahmayadi menjelaskan telah disusun dan beberapa sedang proses perwujudan. Baik oleh pemerintah di tingkat pusat maupun di tingkat provinsi.

"Saya akan menindaklanjuti harapan dan permintaan yang dibutuhkan Pemkab Samosir untuk mempercepat pengembangan wisata di Samosir, termasuk beberapa di antaranya masalah infrastruktur," jelasnya.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, kemudian menyampaikan ucapan selamat datang kepada Gubernur dan rombongan. Dirinya mengaku telah lama menantikan kedatangan Gubernur untuk melakukan Kunker ke Kabupaten Samosir dan bertatap muka langsung, khususnya dengan seluruh masyarakat Samosir.

Rapidin mengapresiasi kedatangan Gubernur dan berharap akan lebih banyak kunjugan berikutnya, baik untuk wisata maupun kunker. Pada pertemuan itu, Rapidin mempersentasikan kondisi terkini dari kabupaten yang dipimpinnya tersebut.

"Dari data yang kita miliki Pak, untuk tanggal 1 sampai 9 bulan ini terdapat lebih dari 40.000 jumlah wisatawan yang berkunjung ke Samosir. PAD kita untuk beberapa hari tersebut mencapai Rp 124 juta. Potensi wisata kita memang amat sangat menjanjikan, semoga dengan adanya pembenahan di sana-sini, wisatawan kita pasti akan terus meningkat," terangnya.

Beberapa harapan dan permohonan yang disampaikan Rapidin untuk mendukung pemgembangan wisata kawasan Danau Toba yakni infrastruktur jalan-jalan provinsi, pemantauan keselamatan dan kenyamanan penyeberangan, dan lainnya.

"Sejauh ini, menurut saya kepercayaan masyarakat untuk datang ke Danau Toba sudah pulih sejak peristiwa KM Sinar Bangun. Semoga dengan adanya pembangunan dan perbaikan maupun peningkatan pelayanan, wisatawan akan terus bertambah ke kawasan Danau Toba," tutur Rapidin.

Lebih lanjut, Rapidin juga menyebutkan beberapa prestasi yang telah diraih oleh Samosir. Yakni, dua kali berturut-turut meraih Opini WTP dari BPK, salah satu kabupaten terbaik di Indonesia yamg bekerja sama dengan LIPI menjadi penyedia bibit ikan dua juta bibit per tahun, kabupaten terbaik di Indonesia sebagai pusat belanja souvenir khususnya daerah Tomok, kedua terbaik di Sumut untuk perencanaan dan pembangunan daerah, penyelenggaraan pemerintahan daerah, dan salah satu kabupaten terbaik oleh KPK untuk penanganan korupsi.

Kedatangan Gubernur dan rombongan disambut dengan tarian Tor-Tor Somba-Somba khas Batak Toba serta diiringi musik dari lagu Munpat Taluktut. Saat itu, dilakukan pula penyematan Pakaian Adat Batak Toba kepada Gubernur Edy Rahmayadi dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi oleh tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten Samosir sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi.

"Pakaian ini merupakan simbol penghargaan tertinggi dari kami masyarakat Samosir, sebagai bukti betapa senangnya kami menerima Bapak di sini. Dengan pakaian ini, Bapak ibaratnya sudah menjadi Raja di Samosir," ucap salah satu perwakilan tokoh masyarakat Samosir.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar