Satu Orang Meninggal Akibat Longsor di Madina

Satu Orang Meninggal Akibat Longsor di Madina

Longsor di Kabupaten Madina
 

(jw/eal)

Kamis, 8 November 2018 | 18:08

Analisadaily (Madina) - Banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akibat hujan deras pada Rabu (7/11) malam mengakibatkan 13 kecamatan terdampak dan satu orang meninggal dunia.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, M Yasir Nasution mengatakan, korban meninggal bernama Hafiz (31), warga Desa Sibinail, Kecamatan Muara Sipongi. Dia meninggal akibat tertimbun longsor.

"Satu orang meninggal karena tertimbun longsor dan korban sudah dievakuasi," kata Yasir, Kamis (8/11).

Yasir menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di Kabupaten Madina menyebabkan beberapa daerah longsor dan saat ini petugas masih melakukan pendataan terhadap korban.

"Ada beberapa titik longsor yang hingga hari ini masih dilakukan pendataan," jelasnya.

Menurutnya ada 13 kecamatan yang terendam banjir dan sebanyak 77 rumah dikabarkan hanyut.

"77 rumah yang hanyut ada di dua kecamatan. Di Kecamatan Lingga Bayu ada 46 rumah dan Kecamatan Batang Natal ada 31 rumah," tuturnya.

"Masyarakat yang rumahnya hanyut juga sudah mengungsi ke rumah keluarga," sambung Yasir.

Selain menyapu rumah, banjir juga merendam sawah milik warga. Akses jalan lintas provinsi juga terputus di Kecamatan Kotanopan.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga bencana," pungkas Yasir.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar