Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima di 4 Lokasi

Satpol PP Tertibkan Pedagang Kaki Lima di 4 Lokasi

Satpol PP Peko Medan melakukan penertiban pedagang kaki lima. (Istimewa)

(rel/rzd)

Selasa, 18 Juni 2019 | 19:29

Analisadaily (Medan) - Keinginan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, agar masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka langsung disikapi Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan,

Sofyan mengerahkan sekitar 200 personel Satpol PP untuk melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima di 4 lokasi di Kota Medan. Selain menimbulkan kesemraturan dan menghasilkan sampah, keberadaan pedagang kaki lima sangat dikeluhkan warga maupun masyarakat pengguna jalan karena menyebabkan terjadinya kemacetan.

Keempat lokasi yang ditertibkan Pasar Sukaramai, Jalan AR Hakim, Pasar Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja, Pasar Petisah, Jalan Nibung Utama, serta depan Carrefour, Jalan Gatot Subroto Medan.

Umumnya pedagang kaki lima yang ditertibkan itu menggelar lapak di atas parit maupun bahu jalan. Selain lapak, meja, dan  tenda, petugas Satpol PP juga mengangkut barang dagangan milik pedagang kaki lima.

“Atas parit maupun bahu jalan bukan tempat untuk melakukan transaksi jual beli melainkan ruang milik jalan atau rumija. Peringatan yang dilayangkan tak diindahkan, sehingga penertiban dilakukan guna mengembalikan fungsi rumija,” kata Sofyan, Selasa (18/6).

Penertiban diawali di Pasar Sukaramai. Sudah berulangkai kawasan ini ditertibkan sehingga bersih dari pedagang kaki lima. Namun belakangan satu persatu berdatangan dan berjualan kembali.

Tanpa kompromi lagi, petugas Satpol PP kembali melakukan penertiban. Seluruh lapak milik pedagang kaki lima, termasuk barang dagangan diankut petugas Satpol PP meski para pedagang mencoba mempertahankkanya.

Setelah membersihan di seputaran Pasar Sukaramai, Sofyan membawa personelnya menuju Pasar Limun. Sama seperti Pasar Sukaramai, di seputaran Pasar Simpang Limun pedagang kaki lima melakukan transaksi jual beli bai dia tas parit maupun bahu jalan sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

“Lapak dan barang dagangan milik pedagang yang tak sempat diselamatkan, langsung dibawa petugas Satpol PP agar tidak berjualan kembali,” ujarnya.

Sofyan pun melanjutkan penertiban di seputaran Pasar Petisah. Penertiban yang dilakukan ini merupakan lanjutan dari penertiban yang telah dilakukan sebelumnya. Penyebabnya, pedagang kaki lima kembali berjualan di lokasi yang tidak diperkenankan.

Terakhir, petugas Satpol PP menertibkan pedagang kaki lima di depan Carrefour Jalan Gatot Subroto. Sofyan langsung memerintahklan petugasnya untuk membongkar lapak dan tenda milik pedagang kaki lima.

“Keberadaan mereka yang berjualan jelang tengah hari hingga malam ini sangat menggangu akses keluar masuk ruko, padahal tidak sedikit pemilik ruko yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan,” tandasnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar