Satpol PP dan Panwaslih Medan Saling Koordinasi Turunkan APK Ilegal

Satpol PP dan Panwaslih Medan Saling Koordinasi Turunkan APK Ilegal

Penurunan APK ilegal di Kota Medan

(aa/eal)

Minggu, 6 Mei 2018 | 20:10

Analisadaily (Medan) - Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Medan, Hendri Sitinjak mengatakan, ada sekitar 800-an alat peraga kampanye (APK) ilegal pasangan calon (paslon) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 yang tersebar di Kota Medan.

Sesuai PKPU 4/2017, jelas Hendri, sebuah APK dikatakan ilegal jika pemasangannya tidak sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan oleh KPU.

"Dan sesuai dengan PKPU 4/2017 itu, penurunan APK ilegal dilakukan Panwas berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," kata Hendri kepada Analisadaily.com, Minggu (6/5).

"Karena masih banyak APK ilegal, kami bersama dengan Panwas Kecamatan akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP Kota Medan. Jadi kami tidak bisa sendirian menurunkan APK-APK ilegal tersebut," sambungnya.

Sementara Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Harahap mengatakan, masih banyak APK ilegal di Kota Medan karena terbatasnya alat dan personil dalam melakukan penertiban.

"Kalau APK-APK ilegal yang mudah terjangkau kita akan terus lakukan penertiban bersama pihak Panwas. Bahkan karena jumlah personil yang terbatas kami meminta bantuan dari pihak kecamatan," ucapnya.

"Namun untuk APK-APK ukuran besar kita masih terkendala dengan jumlah alat. Karena untuk menurunkannya kita pinjam alat (mobil potong pohon) dari Dinas Kebersihan dan itu terbatas," tukasnya.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar