Sarma Hutajulu: Masyarakat Keluhkan Bau Busuk Limbah TPL

Sarma Hutajulu: Masyarakat Keluhkan Bau Busuk Limbah TPL

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sarma Hutajulu, SH dari Fraksi PDI Perjuangan.

(jw/rzd)

Kamis, 21 Juli 2016 | 15:33

Analisadaily (Medan) - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sarma Hutajulu, SH dari Fraksi PDI Perjuangan menerima banyak keluhan dan aspirasi masyarakat pada saat melakukan reses pada 14-18 Juli 2016 di empat desa yang tersebar di Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Tapanuli Utara.

"Masyarakat di Siruar, Kecamatan Parmaksian, Toba Samosir, banyak mengeluhkan masalah limbah TPL yang baru-baru ini bocor ke Sungai, sehingga mengganggu areal pertanian serta bau busuk yang mengganggu kesehatan warga," ucap Sarma, Kamis (21/7).

Sarma menjelaskan, tidak hanya masalah limbah yang terjadi di Siruar. Namun masyarakat juga terjebak dalam konflik horizontal karena TPL, pro kontra di antara masyarakat menjadi masalah sosial baru selain konflik lahan.

"Aspirasi masyarakat ini nantinya akan kita tindak lanjuti," jelasnya.

Untuk reses di Matio, Kecamatan Habinsaran, Toba Samosir, dan di Desa Tornagodang, serta di Aek Nauli, Kecamatan Sipahutar, Sarma mengatakan masyarakat di sana malah mengaku kesulitan sumber air karena dampak perkebunan eukaliptus di desa mereka.

"Masyarakat mengeluh kesulitan air untuk lahan pertanian dan air minum sejak adanya perkebunan eukaliptus yang menyerap sumber mata air masyarakat, serta banyaknya pembalakan liar di desa mereka," sebut Sarma.

Dari keempat desa yang dikunjungi Sarma tersebut, banyak aspirasi dan keluhan masyarakat yang diterima olehnya.

"Semua aspirasi itu sudah saya sampaikan kepada Bupati Tobasa, Darwin Siagian dan Bupati Tobasa berjanji untuk menindak lanjutinya," ucapnya.

Anggota DPRD Dapil Sumut IX ini juga berharap agenda pemerintah melalui penetapan Kawasan Otorita Danau Toba melalui Perpres nomor 49 tahun 2016 jangan disia-siakan, karena masih banyaknya pengrusakan lingkungan di kawasan Danau Toba seperti limbah dan pembalakan liar.

"Kita berharap Pemerintah proaktif dalam menangani masalah pencemaran dan pembalakan liar di kawasan Danau Toba, jangan sampai masyarakat pada akhirnya hanya bisa melihat kerusakan lingkungannya di kawasan tersebut," terangnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar