Sail Nias 2019 Strategi Promosikan Destinasi Wisata Kelas Dunia

Sail Nias 2019 Strategi Promosikan Destinasi Wisata Kelas Dunia

Sail Nias Tahun 2019 resmi diluncurkan di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Kamis (14/3) malam.

(rel/rzd)

Jumat, 15 Maret 2019 | 13:16

Analisadaily (Jakarta) - Sail Nias Tahun 2019 resmi diluncurkan di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Kamis (14/3) malam. Sail Nias Tahun 2019 mengusung tema ‘Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia’ ditandai dengan pemukulan gendang alat musik khas Nias, Fodrahi.

Gendang Fodrahi dipukul bersama-sama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, dan Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha, selaku tuan rumah, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, selaku Ketua Panitia Pusat Sail Nias Tahun 2019, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani selaku Wakil Ketua Panitia Pengarah, dan mewakili Menteri Pariwisata Republik Indonesia, yakni Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata, Indroyono Susilo.

Musa Rajekshah atau yang akrab disapa dengan Ijeck menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dan dipilihnya Sumatera Utara, khususnya Nias, sebagai tuan rumah untuk ajang tahunan wisata bahari pada tahun 2019. Menurutnya, dipilihnya Nias sebagai tuan rumah, akan membantu mempercepat pembagunan dan kebangkitan Nias.

"Saya yakin Nias akan segera bangkit. Khususnya dengan adanya kegiatan Sail Nias. Sesuai dengan tema untuk tahun ini, Nias Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia, mudah-mudahan bisa terwujud. Mari bersama-sama, kita sukseskan Sail Nias Tahun 2019," ucap Ijeck.

Ijeck meyakini bahwa Sail Nias Tahun 2019 merupakan strategi pariwisata yang tepat, mendatangkan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, yang tentunya akan memberi kontribusi devisa dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Nias dan Sumut secara khusus, serta Indonesia secara umum.

"Dengan melihat meriahnya launching hari ini, saya optimis kita bisa suskeskan Sail Nias Tahun 2019. Mudah-mudahan sinergi seperti ini akan terus berlanjut," harapnya.

Sebelumnya, mengawali acara Ijeck menyematkan pakaian khas Nias kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menko PMK Puan Maharani, Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata Indroyono Susilo, dan Duta Besar Iran Valiollah Muhammadi mewakili negara sahabat.

Puncak Acara di Teluk Dalam

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebagai Ketua Panitia Pusat Sail Nias 2019 menyampaikan bahwa Sail Nias 2019 akan berlangsung pada bulan Juli hingga September 2019 di lima kabupaten/kota Nias dengan 17 rangkaian kegiatan. Puncak acara direncanakan terlaksana pada bulan September di Teluk Dalam, Nias Selatan.

"Adapun beberapa rangkaian diantara 17 kegiatan yakni World Surf League Nias, Wonderful Expo, Parade Kapal Nelayan Tradisional, Seminar Warisan Budaya Nias, Kuliner, Festival Lompat Batu (Fahombo Batu), Ekspedisi, Fetival Kepulauan, Atraksi Terjun Payung, dan lainnya," jelas Laoly.

Menko PMK Puan Maharani selaku Wakil Ketua Panitia Pengarah Sail Nias 2019 menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya ajang tahunan wisata bahari ini adalah untuk mengukuhkan kembali identitas Indonesia sebagai negara bahari, mengembangkan rute-rute pelayaran, serta sebagai strategi pariwisata.

"Untuk menyukseskan Sail Nias ini, tentunya diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ini merupakan momentum strategis bagi Nias, saya harapkan impian kita untuk melakukan pengembangan Nias sebagai destinasi wisata dunia bukan hanya sebatas tahun 2019 ini, tetapi juga berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya," pesan Puan.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar