Sabu-sabu Asal Aceh Gagal Diselundupkan ke Medan

Sabu-sabu Asal Aceh Gagal Diselundupkan ke Medan

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto dan Direktur Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung saat pemaparan di Mapolda Sumut, Rabu (23/10).

(jw/csp)

Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:04

Analisadaily (Medan) - Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara meringkus tiga orang yang berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 30 kg dari Aceh ke Medan.

Ketiganya diketahui masih berhubugan keluarga ditangkap di Jalan Medan – Stabat, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (16/10) pukul 11.30 WIB.

"M alias Z, F dan FA alias I. Mereka bertiga masih berhubungan saudara. M alias Z dan FA alias I merupakan adik ipar dari F," kata Direktur Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung di Mapolda Sumut, Rabu (23/10).

Polisi mendapat informasi mengenai adanya upaya penyelundupan ini Rabu (16/10) siang, dan petugas langsung bergerak dan menghentikan satu unit mobil Avanza yang dikendarai M alias Z.

Setelah menggeledah mobil itu, lanjut Kombes Hendri menjelaskan, polisi menemukan dua tas merah hitam, yang masing-masing berisi 15 bungkus sabu-sabu.

Ia juga menyebutkan, penyelundupan ini sangat terencana. Setelah menginterogasi M, polisi memburu satu unit mobil  Expander yang dikendarai F dan FA. Mobil ini jalan lebih dahulu dari mobil Avanza. Tugasnya memastikan kondisi jalan aman.

"Tugas dua orang ini memberitahu kalau jalan aman. Tidak ada polisi. Sementara M yang membawa sabu menyusul dari belakang. Dia bergerak kalau ada instruksi dari mobil depan," papar Kombes Pol Hendri.

Kronologi Penangkapan

Adapun penangkapan tiga orang ini bermula dari serangkaian operasi sejak Sabtu (12/10) malam lalu. Saat itu, pukul 22.00 WIB, petugas menerima informasi ada tiga orang laki-laki yang memiliki sabu di Jalan Nenas, Binjai.

Polisi menangkap tiga orang tersangka EWS, A dan JAN pada Minggu (13/10) dinihari. Ketiga orang ini ditangkap di rumah EWS di Jalan Nenas.

Petugas menggeledah rumah itu, dan mendapat sabu seberat 4 kg yang dibungkus dalam empat bungkus the yang disimpan dalam panci.

Selanjutnya, polisi mengembangkan dengan menginterogasi para tersangka. Dari keterangan EWS, Minggu (13/10), petugas menangkap S di Jalan Ikan Arwana, Kecamatan Binjai Timur. Dari tangan S, polisi menyita barang bukti 1 kg sabu.

Tidak Hanya Sekali

Tersangka S membocorkan upaya penyelundupan sabu dari Aceh ke Medan tiga bersaudara itu. Sekarang, semua tersangka dan barang bukti masih ditahan di Polda Sumut. Totalnya, polisi menyita 35 kg sabu dari tujuh orang tersangka.

"F mengaku dua kali menyelundupkan sabu dari Aceh ke Medan. Pertama berhasil pada 2016 lalu. Saat itu dia membawa 3 kg sabu. Namun, upayanya bersama dua adik iparnya berhasil digagalkan polisi. M dan FA mengaku hanya diajak F," tutur Kombes Hendri.

Kombes Hendri menambahkan, F sendiri mengirim sabu ke Medan atas suruhan seseorang di Langsa, Aceh. Dia telah diberi uang sebanyak Rp20 juta sebagai biaya operasional. "Mereka semua terancam hukuman mati," tambahnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar