Rupiah Menguat di Level Rp 14.100 per Dolar AS

Rupiah Menguat di Level Rp 14.100 per Dolar AS

Ilustrasi.

(rel/rzd)

Rabu, 9 Januari 2019 | 17:26

Analisadaily (Medan) - Mata uang Rupiah terhadap Dolar AS hari ini, Rabu (9/1), mengalami penguatan 0,2% di kisaran level Rp 14.100. Dari dalam negeri, performa Rupiah terdongkrak dari kegiatan lelang DNDF yang diselenggarakan Bank Indonesia dengan penawaran kurs DNDF sebesar Rp 14.155/USD.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin mengatakan, lelang tersebut diikuti perbankan baik BUMN maupun swasta dan berhasil mencapai US$22 Juta penawaran. Lelang DNDF cukup mampu dalam menjaga performa serta likuiditas Rupiah di pasar, juga  menjadi daya tarik bagi investor pasar uang.

“Di sisi lain, tak hanya nilai tukar rupiah yang mengalami penguatan terhadap Dolar AS, nilai tukar Bath, Yen, Won, Dolar Singapura juga mengalami penguatan terhadap Dolar AS,” kata Gunawan.

Dijelaskannya, penguatan mata uang Asia ini disinyalir berasal dari ekspektasi pasar yang menggembirakan pasca pertemuan perwakilan AS dengan China yan berjalan lancar dan baik. Selain itu, pelemahan Dolar AS memang sedang terjadi di awal tahun ini.

“Hal ini disinyalir oleh masih tertundanya pemerintahan AS,” ujarnya.

Gunawan menyebut, shut down-nya pemerintahan AS saat ini membuat sejumlah pihak mengkhawatirkan kondisi perekonomian di AS. Pemberhentian aktivitas pemerintahan AS di beberapa sektor inti mulai meresahkan dan memunculkan polemik.

“Pemberhentian sementara aktivitas pemerintahan di AS sudah berlangsung selama 19 hari dan sampai saat ini juga belum ada tanda-tanda kapan akan aktif kembali,” sebutnya.

Meskipun pemberhentian pemerintahan AS sudah berjalan 19 hari, namun hal ini tidak berpengaruh langsung pada pergerakan IHSG bahkan saham-saham di bursa Wall Street. Hal ini tampak dari pergerakan bursa Wall Street yang masih pengalami penguatan.

“Dow Jones menguat 1%, Nasdaq juga menguat 1%, S&P 500 naik 0,9% dan NYSE naik 0,95%, di bursa Asia, Kospi naik 1,99%, Nikke naik 1,1%, STI naik 0,63% dan Shanghai naik 0,7%,” terangnya.

Pergerakan IHSG juga mengalami penguatan 9 poin atau naik 0,15% di level 6.272, level tertinggi berada di level 6.311 dan terendah berada di level 6.265. Fluktuasi saham tercatat sebanyak 489.090 kali transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,73 Triliun.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar