Rumah Terbakar, Seorang Balita Meninggal Dalam Kamar

Rumah Terbakar, Seorang Balita Meninggal Dalam Kamar

Rumah yang terbakar di Blok VIII Kompleks Griya Terjun Asri (KPUM), Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (7/8)

(jw/eal)

Rabu, 7 Agustus 2019 | 15:59

Analisadaily (Medan) - Satu unit rumah permanen yang berada di Blok VIII Kompleks Griya Terjun Asri (KPUM), Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, hangus terbakar, Rabu (7/8) siang. Akibatnya seorang balita meninggal dunia.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan sekaligus Manager Pusdalops-PB, Nurly, menjelaskan kebakaran terjadi pada pukul 13.00 WIB. Saat kejadian seorang balita sedang berada dalam rumah yang terbakar.

"Korban jiwa sampai saat ini ditemukan satu orang atas nama Juan, laki-laki, usia 2 tahun," kata Nurly. 

Korban yang ditemukan di dalam kamar mengalami luka bakar sekitar 80 persen.

"Api sudah berhasil dipadamkan setelah petugas Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan diterjunkan ke lokasi. Saat ini masih dalam pendinginan pihak Dinas P2K," tuturnya.

Untuk penyebab kebakaran, Nurly menduga akibat korsleting listrik yang ada di salah satu kamar rumah tersebut. Akibat kebakaran, bangunan mengalami kerusakan hingga 60 persen.

"Dugaan kita akibat korsleting listrik," ungkapnya.

Sementara Camat Medan Marelan, Muhammad Yunus, mengatakan korban meninggal selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya di rumah tersebut. Dia dititipkan di sana setelah kedua orang tuanya berpisah.

Petugas mengevakuasi korban yang terbakar di Medan Marelan

Petugas mengevakuasi korban yang terbakar di Medan Marelan

"Ayahnya entah di mana, kabarnya di Siantar, ibunya ke Malaysia. Kakeknya shock, sulit berkomunikasi dan belum bisa ditanyai," jelas Yunus.

Yunus menuturkan bahwa pihak kecamatan siap membantu korban kebakaran tersebut. "Kita menunggu orang tua korban untuk keputusan pemakaman," tukasnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar