Rumah Disatroni Perampok, Istri Kabid Aset Pemkab Palas Tewas Terbunuh

Rumah Disatroni Perampok, Istri Kabid Aset Pemkab Palas Tewas Terbunuh

Lokasi kejadian.

(jw/rzd)

Rabu, 26 Juni 2019 | 17:22

Analisadaily (Medan) - Sorang ibu rumah tangga (IRT), Rita (37) meninggal dunia setelah perampok menyatroni kediamannya yang berada di Desa Mompang, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara pada Selasa (25/6) dini hari.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, korban meninggal dunia dengan luka sabetan senjata tajam di tubuhnya. Sedangkan suaminya, Sahrin Siregar (42), merupakan Kepala Bidang (Kabid) Aset Pemkab Padang Lawas (Palas) mengalami luka dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan.

Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Alexander Piliang mengatakan, peristiwa tejadi sekitar pukul 03.00 WIB saat korban sedang istirahat.

"Sebelum terjadi perampokan itu, korban dan istri serta seorang anak balitanya ke luar rumah untuk membeli mie, sedangkan dua orang anak mereka tinggal di rumah," kata Alex, Rabu (26/6).

Sekembalinya korban dari luar, korban masih sempat menyantap mie dan kemudian istirahat.

"Dari keterangan korban Sahrin, saat istirahat itulah pelaku perampokan masuk ke rumah mereka. Ia juga mengetahuinya setelah mendapat pukulan dan sempat melakukan perlawanan hingga mengakibatkan dirinya luka," tutur Alex.

Alex menjelaskan, sang istri yang saat itu hendak lari ke luar rumah guna meminta pertolongan tetangga. Namun saat itu juga langsung ditusuk senjata tajam oleh pelaku hingga mengakibatkan nyawa ibu empat orang anak itu melayang.

"Dari keterangan korban, pelaku yang ia lihat seorang diri. Istrinya meninggal dunia tepat di depan pintu rumah dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam. Korban memliki empat orang anak, tiga bersama mereka dan seorang lagi berada di pesantren," jelasnya.

Alex menambahkan, saat ini pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tidak didapati kerusakan pada pintu maupun jendela rumah.

"Memang setelah melakukan olah TKP, tidak didapati kerusakan pada pintu dan jendela rumah, dan harta benda korban juga tidak ada yang hilang. Sejauh ini kita masih terus melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku," tambahnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar