Rumah Direktur Fitra Sumut Dibobol Maling

Barang dan Uang Senilai Puluhan Juta Raib

Rumah Direktur Fitra Sumut Dibobol Maling

Direktur Eksekutif Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Sumatera Utara, Rurita Ningrum (kiri) saat membuat laporan di Polsek Medan Kota

(jw/eal)

Senin, 1 Januari 2018 | 15:49

Analisadaily (Medan) - Rumah Direktur Eksekutif Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Sumatera Utara, Rurita Ningrum, yang berada di Jalan Kemiri II No. 23 Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, disatroni pencuri. Akibatnya, Rurita mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

"Pencurian tersebut terjadi saat saya dan keluarga sedang pulang kampung ke Solo," kata Rurita kepada Analisadaily.com, Senin (1/1).

Rurita menjelaskan, saat dirinya dan keluarga pulang kampung, posisi rumah yang sekaligus sebagai Kantor Fitra Sumut itu dalam keadaan terkunci dan terdapat perlengkapan kerjanya.

"Kurang lebih 10 hari lalu saya dan keluarga pulang kampung, pas saya pulang pada Minggu (31/12) semalam, saya lihat rumah sudah acak-acakan," jelasnya.

"Kalau melihat kejadian tersebut pasti kejadian itu terjadi pada Sabtu (30/12) kemarin dan pelakunya masuk dari pintu belakang, karena pintu belakang pas saya liat rusak," ungkap Rurita.

Lebih lanjut Rurita menuturkan, saat dirinya memeriksa rumahnya ternyata ada beberapa barang miliknya dan kantor hilang dicuri pelaku seperti satu unit kamera digital merek LG, dua unit proyektor merek LG dan Acer, tujuh unit handphone yakni, Samsung TAB 3 Lite, Samsung Galaxy Young, Blackberry Bold, Nokia N97, Nokia N95, ASUS Zenfone 5 dan Fleksi, dompet merek Levis yang di dalamnya berisikan uang Rp 500 ribu, dua lembar uang tunai pecahan 10 Dollar Singapura, 10 lembar uang tunai pecahan 1 Ringgit Malaysia, Printer Cannon IP2770, jam tangan merek Mirage, dan dua kunci sepeda motor, yakni kunci Yamaha Mio dan Honda Scoopy.

"Mungkin pencurinya itu mau mencuri barang berharga kami karena ada lemari di kamar rusak. Tapi karena tidak menemukan itu, pelakunya mengambil barang-barang yang dia tampak saja. Bahkan alat sesak napas saya juga ikut diambil," tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, Rurita kemudian melaporkannya ke Polsek Medan Kota.

"Semalam pas saya pulang dan saya periksa rumah, saya langsung melaporkan kejadian itu ke polisi dan sudah buat laporan dengan STPL/1129/K/XII/2017/SU/Polrestabes Medan/Sek.M.Kota, kami harap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelakunya," harapnya

Melihat polisi dengan cepat merespons, Rurita pun mengapresiasi kinerja Polsek Medan Kota yang cepat tanggap dalam menerima laporan dan melakukan pemeriksaan terhadap tempat kejadian perkara.

"Tidak berapa lama saya buat laporan, pihak inafis langsung melakukan olah TKP. Saya yakin kepolisian Medan Kota akan mampu mengungkap kasus ini," pungkas Rurita.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar