RS Bhayangkara Medan Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

RS Bhayangkara Medan Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, dalam peresmian Paviliun Teratai di Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Medan, Selasa (21/2)

(dgh/eal)

Selasa, 21 Februari 2017 | 19:44

Analisadaily (Medan) - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyatakan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi personel kepolisian dan masyarakat umum.

"Keberadaan Rumkit ini sebagai fungsi kepolisian dalam bentuk pelayanan kesehatan yang tidak hanya ditujukan untuk keluarga besar Polri, namun juga bagi masyarakat," kata Kapolda saat peresmian Paviliun Teratai di Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Medan, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (21/2).

Melalui peresmian tersebut, Rumkit Bhayangkara mendapatkan tiga fasilitas kesehatan, yakni fasilitas rawat inap, fasilitas rawat jalan menjadi 15 poliklinik (sebelumnya hanya 5 poliklinik) dengan dana swadaya Rp700 juta, serta penggunaan alat CT Scan 4 dimensi yang terbaik di Pulau Sumatera.

Fasilitas itu terwujud atas kerjasama Rumkit Bhayangkara dengan Tanoto Foundation.

"Kita berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan ke Rumkit Bhayangkara berupa penambahan gedung, alat kesehatan dan lainnya. Karena Rumkit ini tidak hanya melayani keluarga Polri, tapi sudah ikut masyarakat umum," ujarnya.

Investasi pembangunan Fasilitas Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Medan menelan biaya Rp 2,3 miliar. Dananya berasal dari CSR Tanoto Foundation.

Sumbangsih Tanoto Foundation ini menjadi salah satu bukti kepedulian mereka terhadap mutu kesehatan. Tanoto tidak hanya berfokus pada pendidikan. Bahkan sejak 1981, lembaga ini sudah banyak memberi perhatian khusus pada bidang kesehatan.

"Namun untuk di Sumut baru kali ini di Rumkit Bhayangkara dan momentumnya pas dengan peresmian alat CT Scan bantuan dari pemerintah pusat serta renovasi fasilitas rawat jalan," kata Head of Tanoto Foundation Executive Board, Sihol Aritonang.

Lebih jauh Sihol Aritonang mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk dari pelaksanaan strategi Tanoto di bidang peningkatan kualitas hidup manusia.

"Pada prinsipnya peningkatan mutu kesehatan dilihat dari ketersediana sarana kesehatan. Dan sarana kesehatan ini harus bisa diakses masyarakat serta sarana kesehatan itu memenuhi standar kualitas dan mutunya meningkat," sambungnya.

Penambahan kamar rawat inap di Rumkit Bhayangkara menurut Aritonang, demi meningkatkan rasio jumlah penduduk yang bisa mengakses kamar inap.

"Kami melihat sudah relevan ada penambahan kamar di Rumah Sakit Bhayangkara. Kini ada 8 kamar rawat inap. Juga ada elevator atau lift," tambahnya.

Selain menyediakan sarana, Tanoto juga melatih 750 kader kesehatan yang mereka bina di Sumut. Ditambah lagi 120 kader posyandu. Sehingga kebutuhan tenaga kesehatan untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat makin terwujud.

Peresmian itu disaksikan Head of Tanoto Foundation Executive Board Sihol Aritonang bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel disaksikan Waka Poldasu Brigjen Pol. Agus Andrianto, Karumkit TK I R Said Soekanto, Brigjen Pol. dr Didi Agus Mintadi Sp.JP DFM dan tamu undangan lainnya.

(dgh/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar