Ribut di DPRD Medan, Jurnalis Dihalangi Wawancara Eldin

Ribut di DPRD Medan, Jurnalis Dihalangi Wawancara Eldin

Walikota Medan, Dzulmi Eldin, keluar dari Gedung DPRD Medan, Senin (5/8) sore

(jw/eal)

Senin, 5 Agustus 2019 | 17:28

Analisadaily (Medan) - Kericuhan antara petugas keamanan dengan jurnalis terjadi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (5/8) sore.

Insiden tersebut bermula saat para jurnalis menunggu Walikota Medan, Dzulmi Eldin, untuk wawancara. Namun ketika Eldin keluar dari gedung wakil rakyat, petugas keamanan berpakaian serba hitam justru menghalangi awak media. Setiap jurnalis yang mendekati Eldin langsung didorong.

Kericuhan terjadi sepanjang Eldin berjalan menuju mobilnya. Bahkan beberapa jurnalis sampai terhimpit ke dinding karena tindakan kasar petugas keamanan.

Padahal saat itu Eldin sudah mau berbicara terkait dirinya yang tidak akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan 2020.

"Sudah Pak Wali gak mau wawancara," teriak seorang petugas keamanan sambil mendorong jurnalis.

Kericuhan pun meluas. Bahkan seorang jurnalis mengaku mendapat pukulan dari petugas keamanan ketika hendak mendekati Eldin.

Melihat siatuasi memanas, anggota DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli, ikut turun tangan. Dia pun melerai kericuhan antara petugas keamanan dengan awak media.

Kericuhan di Gedung DPRD Medan

Kericuhan di Gedung DPRD Medan

"Sudah, sudah jangan rebut lagi," kata Iswanda sembari menengahi wartawan.

Eldin yang sudah mau berbicara, alhasil tidak bisa diwawancarai karena kericuhan tersebut. Para petugas keamanan yang memulai kericuhan juga seolah tak merasa bersalah dengan kejadian itu.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar