Residivis Kasus Pembunuhan Ancam Warga Dengan Pisau

Residivis Kasus Pembunuhan Ancam Warga Dengan Pisau

Polisi mengamankan tersangka dari rumahnya di Desa Sisobahili, Kabupaten Nias Selatan

(jw/eal)

Sabtu, 28 Juli 2018 | 14:34

Analisadaily (Nias Selatan) - Seorang mantan narapidana (napi) dipergoki saat warga melihatnya masuk ke dalam rumah Rina Purnawati Zalukhu di Desa Sifaorasi Huruna, Kabupaten Nias Selatan, Kamis (26/7) malam.

Namun ketika kedatangannya diketahui warga, mantan napi tersebut langsung mengancam warga dengan pisau dapur.

Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, mantan napi itu merupakan seorang residivis kasus pembunuhan. Saat tertangkap oleh warga, dirinya bersembunyi di dalam kamar mandi. Tersangka yang membawa senjata tajam kemudian mengancam akan membunuh pemilik rumah dan anaknya.

"Tersangka merupakan mantan narapidana dalam kasus pembunuhan tahun 2008 lalu. Tersangka membunuh istrinya," kata Faisal, Sabtu (28/7).

Faisal menjelaskan bahwa pada saat mantan napi tersebut ketahuan masuk ke rumah Rina, warga sempat takut sehingga membiarkannya pergi.

"Waktu kita terima laporan korban, Rina diancam dibunuh tersangka kalau berani menangkapnya," jelas Faisal

Menurut Kapolres, tersangka bernama Fosimema Gulo alias Ama Wima dan ditangkap di rumahnya yang berada di Desa Sisobahili, Kabupaten Nias Selatan, Jumat (27/7) kemarin.

"Saat ditangkap, petugas menyita sebilah pisau yang digunakan mengancam warga. Saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan di Polres Nias Selatan," pungkas Faisal.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar