Remaja Mesjid Diberi Edukasi Tentang Menjaga Sungai Deli

Remaja Mesjid Diberi Edukasi Tentang Menjaga Sungai Deli

Remaja Mesjid saat mendengar pemaparan materi dari Go River, Minggu (26/2)

(jw/csp)

Minggu, 26 Februari 2017 | 21:07

Analisadaily (Medan) - Dalam rangka menjaga Sungai Deli, Go River mengadakan kegiatan Sekolah Sungai, di Dermaga Avros, Jalan Avros, Medan, Minggu (26/2). Dalam acara itu, pesertanya adalah Remaja Masjid Nurul Huda Helvetia, Medan Helvetia.

Adapun tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang menjaga Sungai Deli serta melatih kekompakan dalam berorganisasi.

Di awali materi tentang ekosistem sungai, seorang relawan Go River, Muhammad Zailani, memperkenalkan ciri-ciri dari ekosistem sebuah sungai, seperti aliran sungai yang baik, cahaya, suhu, subtract, flora, ikan, invetebrata, dan lain-lain.

“Kita harus menjaga sungai terutama Sungai Deli ini, dari hulu sampai ke hilir sungai. Salah satu caranya adalah tidak membuang sampah ke aliran sungai," paparnya.

Ada juga materi yang mengajarkan karakter masyarakat pinggiran sungai, yang disampaikan Ketua Harian Laskar Bocah Sungai Deli, Vito Marcostra. Pada kesempatan itu, Vito, menceritakan pengalamannya di masa kecil saat bermain di pinggiran sungai Deli.

“Dulu, saya dan kawan-kawan bermain dan mandi di sini karena dahulu sungai tidak sekotor sekarang,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mengatasi ini, tidak bisa satu kelompok saja yang menjaga Sungai Deli.

"Apalagi kami yang sudah tua, tidak mempunyai tenaga untuk membersihkan sampah. Hanya yang muda-muda inilah seharusnya lebih aktif untuk menjaga kebersihan sungai," tuturnya.

Peserta Sekolah Sungai saat akan mengarungi Sungai Deli menggunakan perahu karet

Peserta Sekolah Sungai saat akan mengarungi Sungai Deli menggunakan perahu karet

Salah seorang peserta, Leni mengatakan, yang paling menarik dalam kegiatan ini saat mengarungi sungai dengan perahu karet dan dia sangat senang bisa ikut kegiatan.

"ini pengalaman saya pertama kali. Apa yang saya dapat dari sini, akan saya terapkan di rumah saya. Masyarakat dekat rumah saya masih banyak membuang sampah ke sungai. Saya ingin mempraktekan dari diri sendiri lebih dahulu,” katanya.

Bagi Go River sendiri, Sekolah Sungai menjadi salah satu cara untuk mengkampanyekan kepada masyarakat Kota Medan, Sungai Deli harus dijaga dan terus dilestarikan.

Bukan hanya itu, remaja mesjid juga semakin diperkaya dengan tambahan materi tentang penyalahgunaan narkotika. Muhammad Parlaungan Lubis mengatakan, saat ini, obat terlarang sudah menjamur di kalangan remaja.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar