Relokasi Tahap III, BNPB Kucurkan Dana Hibah Rp 161 Miliar

Relokasi Tahap III, BNPB Kucurkan Dana Hibah Rp 161 Miliar

Papan pemberitahuan zona merah di sekitar Gunung Sinabung, Sabtu (10/8) (Istimewa)

(jw/csp)

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 11:24

Analisadaily (Medan) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghibahkan dana sebesar Rp161 miliar untuk relokasi tahap tiga kepada pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Sekretaris Utama BNPB, Harwensyah mengatakan, seharusnya rencana groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh BNPB dilaksanakan pada 4 Agustus lalu, namun tertunda, tapi pembangunannya tetap dilanjutkan.

Dalam relokasi tahap tiga, ada 892 unit rumah yang akan dibangun untuk para pengungsi Sinabung yang akan dilakukan di kawasan relokasi Siosar. Sehingga pihak BNPB meminta pembangunan tahap tiga harus dikebut.

"Dana itu juga sudah sampai ke Pemkab Karo. Nanti bagaimana percepatannya di Pemkab. Kita akan monitoring," kata Harwensyah, Sabtu (10/8).

Kementerian terkait, lanjut Harwensyah, juga harus memperhatikan persoalan ekonomi dan sosial masyarakat yang direlokasi. BNPB juga akan terus melakukan pemantauan di kawasan Siosar. "Proses relokasi ditargetkan rampung Oktober 2019," ujarnya. 

Saat ini, status Gunung Sinabung diturunkan. Sebelumnya berada di Level IV (Awas) dan turun ke Level III (Siaga) sejak Senin (20/5).

Sejak statusnya turun, radius zona merah berubah dari 7 Km menjadi 5 Km. Patok batas zona merah juga masih dipersiapkan. Sementara, pengungsi yang berada di lima desa pun diizinkan pulang, seperti dari Desa Tiga Pancur, Jeraya, Pintu Besi, Kuta Tengah, dan Kuta Guguh.

Kelimanya merupakan desa terakhir yang dipulangkan sejak arus pengungsian dimulai pada 2013. Totalnya ada sekitar 1.070 kepala keluarga (KK) yang kembali ke kampung.  Pemerintah juga tengah berupaya mencarikan dana untuk perbaikan fasilitas umum di lima desa itu.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar