Rekapitulasi Hari Pertama Operasi Patuh Toba 2019 di Sumut

Rekapitulasi Hari Pertama Operasi Patuh Toba 2019 di Sumut

Seorang polisi sedang memberi tilang dalam Operasi Patuh Toba 2019 (Ist)

(jw/eal)

Jumat, 30 Agustus 2019 | 11:44

Analisadaily (Medan) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mencatat pada hari pertama Operasi Patuh Toba 2019, sebanyak 1.366 kendaraan bermotor diberi tindakan langsung (tilang).

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan, mengatakan data yang mereka himpun memperlihatkan jumlah pelanggaran lalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Toba 2019 meningkat dari tahun sebelumnya.

"Hari pertama kita melakukan Operasi Patuh Toba 2019 sebanyak 1.366 perkara tilang yang kita tindak di Sumatera Utara. Jumlah tersebut naik 2,32 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 1.335 perkara," kata Nainggolan, Jumat (30/8).

Nainggolan menguraikan dari 1.366 perkara tilang, kendaraan roda dua berjumlah 1.031 unit,  mobil penumpang berjumlah 156 unit, mobil bus 41 unit dan mobil barang sebanyak 138 unit.

"Sementara untuk korban laka lantas belum ada laporan yang kita terima," ucapnya.

Untuk diketahui, Operasi Patuh Toba 2019 menekankan delapan prioritas pelanggaran yaitu, menggunakan handphone saat berkendara; mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengkonsumsi narkoba; tidak menggunakan helm SNI; berkendara di luar batas kecepatan; melawan arus saat; mengemudi di bawah umur; tidak menggunakan sabuk pengamanan atau safety belt; dan menggunakan lampu rotator atau strobo.

"Delapan prioritas tersebut harus dipatuhi," tegasnya.

Menurutnya Operasi Patuh Toba 2019 dilakukan selama 14 hari, terhitung mulai 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar