RE Nainggolan: Warga Sumut Harus Bersatu Rajut Persaudaraan

RE Nainggolan: Warga Sumut Harus Bersatu Rajut Persaudaraan

RE Nainggolan.

(jw/rzd)

Senin, 20 Mei 2019 | 19:43

Analisadaily (Medan) - Tuntas sudah rekapitulasi hasil Pemilu di Sumatera Utara. Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan suara 3.936.515 (52,32 persen), sementara Prabowo-Sandiaga Uno dengan 3.587.786 suara (47,68 persen).

Ketua Umum DPP Nusantara Untuk Jokowi, RE Nainggolan, mengimbau kepada semua pihak menerima dengan sukacita dan berlapang dada mengenai hasil tersebut.

"Kita yakin, semua kandidat dalam Pilpres, juga para calon legislatif di semua tingkatan, putra-putri terbaik bangsa. Akan tetapi, rakyat Sumut sudah menjatuhkan pilihan. Itulah hasil yang harus kita terima dan hormati," katanya kepada Analisadaily.com, Senin (20/5).

RE Nainggolan menuturkan, yang tidak kalah penting untuk disyukuri adalah proses tahapan Pemilu di Sumut berjalan aman dan tertib, tanpa hambatan dan gejolak berarti.

"Saya kira, itu pantas mendapatkan apresiasi dari kita semua, yang merupakan buah kerja keras dari banyak pihak, terutama penyelenggara Pemilu, aparat pemerintahan, TNI dan Polri, serta seluruh warga Sumut," tuturnya.

Menurut RE Nainggolan hal tersebut mencerminkan masyarakat sudah semakin dewasa dan matangnya masyarakat dalam berdemokrasi.

"Di satu sisi, kita akui dinamika Pilpres kali ini begitu dahsyat, namun secara umum masih dalam koridor yang positif. Malah hal itu mendorong tingginya partisipasi pemilih. Saya kira, bangsa yang besar ini layak mendapat aplaus untuk itu, dan makin menegaskan komitmen kita untuk konsisten memilih demokrasi," ucapnya.

Bagi RE Nainggolan, pilihan bisa saja berbeda-beda, akan tetapi kecintaan kita kepada Sumut dan bangsa secara umum sama besarnya.

"Justru dalam perbedaan itu ada dinamika dan kompetisi sehat, namun tetap dalam kerangka kebersamaan dan keutuhan bangsa, dalam bingkai NKRI sebagai pilihan final kita sebagai bangsa," ujarnya.

Selain itu, RE. Nainggolan menilai tidak ada halangan yang berarti selama proses pencoblosan hingga selesainya penghitungan dan rekapitulasi suara saat ini.

"Sumut masih dengan wajahnya yang dulu, dinamis namun tetap harmonis. Luar biasa," terangnya.

RE Nainggolan juga berpesan, agar karakter hebat itu tetap dipertahankan dan menjadi ciri Sumut yang penuh kebhinekaan.

"Pilpres telah usai. Mari kembali bergandengan tangan, menjadi satu bangsa yang utuh. Kita rajut kembali persaudaraan. Mari kita semua mendukung hasil pemilu, menghilangkan sekat dan kubu-kubu karena pada akhirnya semua pihak punya cita-cita yang sama, demi kemajuan Indonesia," pesannya.

RE Nainggolan menambahkan, Pemilu pada tahun ini memang agak berbeda dan lebih rumit dibanding Pemilu sebelumnya, namun hal tersebut dapat diselesaikan dengan baik oleh para penyelenggara Pemilu.

"Tentu saja ada hal-hal yang perlu dievaluasi untuk mendapatkan perbaikan di masa-masa mendatang, namun sekali lagi secara umum semua berjalan dengan baik," tambahnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar