Rapat Desa Medan Estate Ricuh, Nyaris Baku Hantam

Rapat Desa Medan Estate Ricuh, Nyaris Baku Hantam

Kondisi kericuhan

(eal/rzd)

Jumat, 8 November 2019 | 21:16

Analisadaily (Deli Serdang) - Rapat Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, berakhir ricuh dan nyaris terjadi baku hantam.

Rapat dihadiri Camat Percut, Khairul Azman, digagas Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Medan Estate untuk menentukan pemilik suara dalam pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Medan Estate.

Namun sejak awal rapat berjalan, sejumlah unsur masyarakat sudah memprotes prosedur yang dilakukan BPD dalam tahapan pemilihan PAW Kades Medan Estate.

"Kita mempertanyakan keabsahan dan legalitas perangkat desa, termasuk kepala dusun karena tidak memiliki SK," kata Sekretaris LKMD Medan Estate, Adril, Jumat (8/11).

Menanggapi keluhan peserta rapat, Camat Percut Sei Tuan, Khairul Azman mengaku, bahwa ada kekeliruan sehingga SK perangkat desa hingga kini belum ada.

Namun ketika Ketua LKMD Medan Estate, Indra Surya Nasution, mempertanyakan peran Ketua BPD dalam tahapan pemilihan PAW Kades Medan Estate, Fajari Taufiq yang merupakan Wakil Ketua BPD justru mengatakan kepengurusan LKMD Medan Estate merupakan hasil rekayasa.

Tentu jawaban tersebut mengundang kemarahan para pengurus LKMD Medan Estate. Alhasil keributan terjadi di ruang rapat hingga nyaris terjadi baku hantam.

Petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turut menjadi peserta rapat langsung melerai pihak yang bertikai.

"Statemen Fajari itu bahaya. Kita mempertanyakan apakah ada surat dari Ketua BPD untuk digantikan dalam hal menyelenggarakan pemilihan PAW Kades Medan Estate? Berarti dia anggap kepengurusan Desa Medan Estate hingga Camat Percut yang menandatangani SK LKMD juga rekayasa,"  sesal Adril.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah masyarakat masih berkumpul di Kantor Desa Medan Estate untuk mengantisipasi bentrokan kembali terjadi.

(eal/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar