Randiman Janjikan Pengangkatan Guru Honorer

Jumat, 20 November 2015 | 19:55

Analisadaily (Medan) - Plt Walikota Medan, Randiman Tarigan menjanjikan akan ada pengangkatan guru honorer menjadi guru pegawai negeri sipil (PNS) tahun ini. Janji tersebut diucapkannya saat membuka Sosialisasi Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan PGRI Kota Medan, Jumat (20/11) di Unimed.

“Adanya keluhan-keluhan terhadap upah guru honorer, mudah-mudah tahun ini akan ada pengangkatan guru. Ini sebagai hadiah dari Pemko Medan di hari ulang tahun PGRI,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan para guru.

Ia belum bisa memastikan jumlah guru honorer yang diangkat menjadi PNS. Hanya saja, ia memastikan pengangkatan itu akan dilakukan tahun ini.

“Untuk jumlahnya kita belum tahu pasti. Akan tetapi kita usahakan tahun ini pengangkatannya,” sebutnya.

Bukan hanya itu, ia juga menjanjikan kenaikan upah guru honorer menjadi Rp2 juta per bulan. Kenaikan upah itu nantinya akan ia kordinasikan dengan pemerintah pusat.

“Ada bantuan dari APBN-P. Ini yang akan kita usahakan agar gaji guru-guru kita bisa mencapai Rp2 juta per bulan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua PGRI Kota Medan, Ramlan Tarigan mengatakan, jika saat ini jumlah guru honorer di Kota Medan mencapai 3.800 orang. Mayoritas dari mereka ada yang bergaji Rp300 ribu, Rp400 ribu, dan Rp500 ribu per bulan.

“Gaji guru honorer yang paling tinggi itu Rp800 ribu. Atas dasar itu kita harapkan ada perubahan-perubahan pada tahun depan terhadap kesejahteraan guru honorer tersebut,” sebut Ramlan.

PGRI sendiri telah berkoordinasi dengan Pemko Medan untuk mensejahterakan guru honorer tersebut.

“Kita sudah melakukan audiensi. Kita lihat nantinya berapa guru yang bisa diangkat menjadi PNS. Kalau memenuhi syarat, 3.800 itu memenuhi syarat. Hanya saja perlu kita lihat lagi datanya, mana yang lebih dahulu diangkat. Harapan kita jika bisa setengah dari jumlah itu diangkat, alhamdulillah. Jika tidak, sepertiganya pun jadi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, selain Pj Walikota Medan, hadir juga Rektor Unimed, Syawal Gultom. Sementara dari 3.800 guru honorer di Kota Medan, yang hadir hanya 2.107 guru.

(ns/ln)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar