Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Mendadak

Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Mendadak

Ternak babi milik warga di Kabupaten Tapanuli Utara

(jw/eal)

Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:10

Analisadaily (Taput) - Puluhan ekor babi milik warga di Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, mati mendadak diduga karena wabah virus babi atau hog cholera.

Informasi diperoleh Analisadaily.com menyebut, fenomena kematian puluhan babi itu terjadi dalam dua pekan terakhir.

Salah satu daerah yang terserang wabah hog cholera adalah Desa Simorangkir Habinsaran, Kecamatan Siatas Barita. Akibatnya warga resah dengan kematian hewan peliharaannya.

"Tolong pemerintah segera mencari penyebabnya, masyarakat resah karena hewannya berkurang," kata Kepala Desa Simorangkir, Hardi Saut Simorangkir, Selasa (15/10).

Hardi menjelaskan kejadian ini sudah dua pekan melanda desanya. Virus itu menyerang babi dengan cepat hingga mati mendadak tanpa sebab yang jelas.

"Gejala awalnya babi gemetar lalu mati. Ada 30 lebih kalau tidak salah secara tiba-tiba mati di serang wabah itu," jelasnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar