PT KAI Berlakukan Aturan Khusus Bagi Wanita Hamil

PT KAI Berlakukan Aturan Khusus Bagi Wanita Hamil

Manager Humas PT KAI Divre I SU, Ilud Siregar.

Jumat, 24 Februari 2017 | 13:47

Analisadaily (Medan) - Sebagai upaya dalam peningkatan pelayanan dan memberikan pelayanan kepada penumpang, PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara (PT KAI Divre I SU) menetapkan aturan khusus bagi wanita hamil.

Manager Humas PT KAI Divre I SU, Ilud Siregar mengatakan, aturan mulai diberlakukan 31 Maret 2107. Nantinya, penumpang yang sedang hamil diperbolehkan naik kereta api jarak jauh dengan usia kehamilan 14 sampai 28 minggu.

“Jika usia kehamilannya kurang dari 14 minggu atau lebh dari 28 minggu, wanita hamil wajib melampirkan surat keterangan dari dokter kandungan atau bidan, yang menyatakan kandungannya dalam keadaan sehat,” kata Ilud, Jumat (24/2).

Dijelaskan Ilud, diberlakukannya aturan ini untuk meningkatkan rasa aman kepada calon penumpang yang sedang mengandung. Wanita hamil yang melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api juga wajib didampingi minimal satu orang.

“Jika penumpang sedang hamil menyimpang dari aturan, maka segala sesuatu yang terjadi tidak menjadi tanggung jawab PT KAI,” jelasnya.

Ilud menegaskan, jika ada juga yang mebandel, maka penumpang hamil yang melanggar ketentuan harus bersedia membuat surat pernyataan dengan syarat sanggup melakukan perjalanan kereta api jarak jauh, dengan tanggung jawab penumpang.

“Kita harapkan aturan ini bisa diikuti calon penumpang yang sedang hamil, agar selama perjalanan menggunakan jasa kereta api berjalan dengan lancar dan aman,” tegasnya.

Bagi penumpang hamil yang setelah diperiksa, lanjutnya, ternyata tidak diizinkan melakukan perjalanan jarak jauh, maka tiket atau boarding pass penumpang tersebut akan dikembalikan 100 persen oleh pihak PT KAI.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar