Pro Kontra Pemberian Vaksin, Pemerintah Tidak Mungkin Menyesatkan Masyarakat

Pro Kontra Pemberian Vaksin, Pemerintah Tidak Mungkin Menyesatkan Masyarakat

Aliansi Santri dan Masyarakat Pengawalan NKRI yang melakukan aksinya di depan gedung DPRD Sumut

(jw/rzd)

Jumat, 10 Agustus 2018 | 19:48

Analisadaily (Medan) - Pro dan kontra terkait pemberian vaksin terhadap anak-anak di Indonesia menjadi problem. Ada yang menyatakan boleh dan ada yang menilai haram. Terkait hal ini, Aliansi Santri dan Masyarakat Pengawal NKRI menggelar aksi.

"Kami tidak sepakat dengan pendapat MUI tentang vaksin yang dikeluarkan pemerintah Indonesia. Padahal, kita sudah lama menggunakan vaksin kepada anak, tapi tidak ada masalah," kata Koordinator Aksi dari Majelis Zikir As-Salah, Rizal Pakpahan di depan Gedung DPRD Sumut, Jumat (10/8).

Menurut Rizal, pemberian vaksin tersebut adalah kebijakan pemerintah yang tidak mungkin menyesatkan masyarakat Indonesia.

"Ada sebagian oknum yang menyatakan vaksin tersebut haram. Apa mungkin pemerintah melakukan hal-hal seperti itu, mayoritas Indonesia adalah muslim. Itu tidak rasional dan tidak logika, seharusnya mereka jangan membuat masyarakat ketakutan," ungkapnya.

Koordinator Lapangan, Sukri Soleh mengungkapkan, vaksin merupakan suatu jenis produk atau bahan yang digunakan untuk dapat menghasilkan sistem kekebalan tubuh dari berbagai penyakit.

"Pemberian vaksin terbukti dapat menurunkan risiko terkena berbagai penyakit yang dapat mengakibatkan kematian maupun kecacatan," ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, selain di gedung DPRD Sumut, massa aksi juga melakukan aksinya di Kantor MUI Provinsi Sumatera Utara. Dalam aksi itu juga mereka mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar