Presiden Jokowi Hadiri Perluasan KUR Replanting Sawit di Serdang Bedagai

Presiden Jokowi Hadiri Perluasan KUR Replanting Sawit di Serdang Bedagai

Presiden Jokowi saat menghadiri perluasan KUR replanting sawit di Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (27/11). (Ist)

(rel/rzd)

Senin, 27 November 2017 | 17:31

Analisadaily (Serdang Bedagai) - Program pemerintah terkait percepatan peremajaan (replanting) kebun kelapa sawit melalui penyaluran kredit untuk kebun sawit yang sudah layak di remajakan milik petani mendapat dukungan dari Bank negara Indonesia (BNI).

Sebagai bank pertama yang mengucurkan kredit untuk peremajaan kebun kelapa sawit, diawali di kebun sawit milik petani yang berlokasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berlanjut di Sumatera Utara.

Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahju Setyawan mengatakan, langkah ini merupakan wujud nyata dukungan pihaknya terhadap program-program Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi serta menyejahterakan petani.

Dukungan tersebut disampaikan dalam acara Program Peremajaan Sawit Rakyat yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Propinsi Sumatera Utara, Senin (27/11).

Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan Djalil, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, dan Direktur Bisnis Menengah BNI Putrama Wahju Setyawan.

Dengan potensi peremajaan kebun rakyat di Sumatera Utara seluas 9.109,29 Ha yang terdiri dari 38 Tani/Koperasi/Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di 12 kabupaten yaitu Serdang Bedagai, Langkat, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu, Asahan, Batubara, Simalungun, Labuhan Batu Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Deli Serdang, dan Tapanuli Tengah, BNI berkomitmen mengoptimalkan potensi yang ada melalui pembiayaan kredit guna mendukung percepatan program replanting kebun sawit.

Sebagai langkah awal, BNI telah berkomitmen mendukung penyaluran kredit kepada petani sawit Serdang Bedagai yang tergabung dalam Gapoktan Fortuna mitra perusahaan PT Karya Hevea Indonesia yang terdiri atas 60 petani seluas 54,62 hektar (Ha) dan Koperasi Maju Mandiri Labuhan Batu mitra PT Siringo Ringo yang terdiri dari 177 petani seluas 343,98 Ha.

Petani tersebut merupakan petani swadaya yang akan menjalin kerjasama dengan Perusahaan Mitra yang akan menjadi perusahaan off taker.

“Pada tahap awal pembiayaannya, kami berikan kepada 60 petani dengan total penyaluran kredit sebesar Rp 819 juta. Dengan adanya program launching KUR Khusus Peremajaan Sawit Rakyat dengan bunga 7 persen serta dukungan BPDP, kita optimis, program serupa dapat diteruskan di daerah lain untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan dan energi,” kata Putrama.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar