Presiden Jokowi Anugerahi Satya Lencana Pembangunan Kepada Erry Nuradi

Presiden Jokowi Anugerahi Satya Lencana Pembangunan Kepada Erry Nuradi

Presiden Jokowi menganugerahi Satya Lencana Pembangunan kepada Gubsu Erry Nuradi, Rabu (12/7).

(jw/rzp)

Rabu, 12 Juli 2017 | 21:32

Analisadaily (Makassar) - Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, menganugerahkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pembangunan kepada Gubenur Sumatera Utara, Erry Nuradi, pada puncak Hari Koperasi Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan.

Penghargaan diberikan Presiden Jokowi atas jasa-jasa Gubsu terhadap pembangunan bidang koperasi dan usaha kecil dan menengah. Erry satu-satunya Gubernur yang menerima Satya Lencana Pembangunan. Bersama Erry turut menerima penghargaan Wakil Gubsu Jawa Barat, Deddy Mizwar, dan tujuh bupati/wali kota.

Dalam lampiran penghargaan yang diserahkan Presiden Jokowi tertulis Gubsu dinilai berhasil membangun perekonomian masyarakat, diantaranya melalui kebijakan peningkatan alokasi anggaran, pembentukan lembaga koperasi dan UKM dengan tipe A, pemberian asuransi kepada 6.206 orang anggota koperasi, pembentukan lembaga koperasi dan UKM dengan tipe A, fasilitasi dana bergulir yang dinikmati 565 koperasi dan UKM di tahun 2014 dan 2015.

Selain itu juga menjalin kerja sama dengan Bank Sumut dalam pemberian kredit pada anggota koperasi dan UKM dengan bunga terendah se-Indonesia, sebesar 6,9 persen dan program Pemprovsu menciptakan wirausaha baru 60 ribu unit, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Sumut.

“Ini menjadi penyemangat, sekaligus cambuk bagi kami untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumatera Utara,” kata Erry, Rabu (12/7).

Gubsu menjelaskan, salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pengembangan koperasi dan UKM adalah dengan meningkatnya terus secara signifikan alokasi anggaran pada Dinas Koperasi dan UKM. Tercatat pada tahun 2013, APBD Dinas Koperasi dan UKM hanya Rp 5 miliar, meningkat menjadi Rp 15 miliar pada tahun 2014, selanjutnya naik menjadi Rp 30 miliar pada tahun 2015 dan menjadi Rp 50 miliar pada tahun 2017.

Sebelumnya, di hadapan Presiden Jokowi, Menteri Koperasi dan UKM, Puspa Yoga, menyerahkan penghargaan Bakti Koperasi kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, M Zein.

Dalam kesempatan itu Kepala Biro Humas dan Keprotokolan, Ilyas S Sitorus menjelaskan, salah satu menjadi kriteria bagi Gubernur penerima anugerah Satya Lencana juga adalah minimal dua kali laporan keuangan daerah yang dipimpinnya mendapatkan opini WTP oleh BPK.

"Alhamdulillah Pemprov Sumut sudah tiga kalih meraih opini WTP," katanya.

Ilyas menambahkan bahwa seleksi penerima anugerah Satya Lencana Pembangunan diikuti peserta 158 pemerintah provinsi dan kab/kota. Setelah proses seleksi tinggal 58 provinsi dan kab/kota, kemudian menjadi 19 dan terakhir 9.

“Mereka adalah Gubsu Erry Nuradi, Wagub Jabar Dedy Mizwar dan tujuh bupati/wali kota," pungkasnya.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar