Pramono Anung Kutuk Serangan Bom di Surabaya

Pramono Anung Kutuk Serangan Bom di Surabaya

Twitter resmi Pramono Anung. (Twitter).

Minggu, 13 Mei 2018 | 13:21

Analisadaily - Ledakan yang terjadi di tiga lokasi rumah ibadah di Surabaya, Jawa Timur, memunculkan reaksi dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tokoh publik hingga masyarakat biasa.

Di media sosial seperti Twitter, kecaman dan kutukan juga banyak muncul atas serangan yang merengut korban jiwa tersebut. Salah satu orang yang mengutuk keras tindakan itu adalah Sekretaris Kabinet Indonesia, Pramono Anung.

Melalui akun Twitter resmi miliknya, @pramonoanung, menuliskan kata-kata, “Mengutuk tindakan brutal dan pengecut yg dilakukan oleh teroris di tiga titik Surabaya, dan mendoakan kpd para korban yg meninggal mendapatkan tempat yg terbaik dan korban luka segera sembuh.” Pramono juga menyertakan hastag #BersatuLawanTerorisme.

Tidak hanya Pramono, akun resmi Twitter milik Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga mengecam tindakan tersebut, dengan menuliskan kata-kata, “Rakyat Indonesia berduka atas meninggalnya para korban Teror bom surabaya . Mengecam segala tindakan terorisme, segala macam tindakan yang menggunakan kekerasan, apalagi yang mengatasnamakan agama menebarkan teror, kebencian, dan kekerasan –IN.” juga menyertai hastag #BersatuLawanTerorisme

Akun Twitter Imam Nahrawi. (Twitter)

Akun Twitter Imam Nahrawi. (Twitter)

Pengamanan Ekstra di Sumut

Sementara di Sumatera Utara, terkait ledakan bom di Surabaya, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan ekstra pengamanan di rumah-rumah ibadah.

Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindakan serupa di wilayah Sumut, khusunya di rumah-rumah ibadah.

"Pengamanan yang dilakukan di gereja-gereja juga bekerja sama dengan pihak petugas pengaman gereja, agar ikut membantu mengatur sistem pengamanan para jemaat yang akan melakukan ibadah Minggu pagi, sore hingga malam hari," katanya, Minggu (13/5).

Ledakan bom di Surabaya terjadi di Jalan Arjuno, Gereja Pantekosta, GKI, Jalan Diponegoro, Nagel, Gereja Katolik Santa Maria. Ledakan bom pertama terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, lalu pukul 07.35 WIB, dan pukul 07.40 WIB.

Dalam peristiwa ini, informasi yang diperoleh Analisadaily.com hingga pukul 13.00 WIB, 10 orang dilaporkan tewas dan 40 orang mengalami luka-luka.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar