Potong Dana BOK, Bendahara Dinkes Labusel Terjaring OTT

Potong Dana BOK, Bendahara Dinkes Labusel Terjaring OTT

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja

(jw/eal)

Rabu, 11 Juli 2018 | 18:22

Analisadaily (Labusel) - Operasi Tangkap Tangan (OTT) kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu melakukan OTT di Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Dalam OTT tersebut, tim Saber Pungli menemukan uang rautsan juta rupiah dari dalam Kantor Dinas Kesehatan Labusel.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, saat itu petugas mendapat informasi soal dugaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang dipotong oleh Bendahara Dinas Kesehatan Labusel berinisial S (34), warga Desa Asam Jawa, Kecamatan Cikampak, Labuhanbatu Selatan. Dana BOK yang diambilnya diduga dari periode Januari-Maret 2018.

"S itu memotong dana tersebut hingga 40%. Sementara masing-masing kepala puskesmas hanya menerima sisanya," kata Tatan, Rabu (11/7).   

Tatan menjelaskan bahwa saat kejadian ada enam orang yang berada di dalam ruangan. Mereka adalah Kepala Puskesmas di Labusel. Mereka juga sudah menerima dana BOK dari sang bendahara.

"Jadi, pas saat petugas hendak melakukan penindakan, yang bersangkutan melarikan dari lewat jendela," jelasnya.

Tatan mengungkapkan bahwa dalam OTT itu, enam Kepala Puskesmas turut diamankan. Status mereka sebagai saksi. Dari lokasi kejadian petugas menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp 123 juta. Uang itu adalah dana BOK yang disita dari para Kepala Puskesmas.

"Selain itu petugas juga menyita dokumen Pertanggungjawaban Dana BOK Periode Januari-Maret dan daftar Penerimaan Transport Kegiatan BOK Puskesmas Januari-Maret 2018. Sampai saat ini petugas juga melakukan pemeriksaan enam orang saksi," pungkasnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar