Poltekpar Medan Fasilitasi Uji Kompetensi Demi Ciptakan SDM Pariwisata Berkualitas

Poltekpar Medan Fasilitasi Uji Kompetensi Demi Ciptakan SDM Pariwisata Berkualitas

Uji Kompetensi Sektor Pendidikan Bidang Hotel, Restoran, dan Kepemanduan bagi mahasiswa.

(rel/rzd)

Senin, 17 Juni 2019 | 17:26

Analisadaily (Medan) - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan bekerja sama dengan Asdep Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga melaksanakan kegiatan fasilitasi Uji Kompetensi Sektor Pendidikan Bidang Hotel, Restoran, dan Kepemanduan bagi mahasiswa.

Ketua LSP P1 Poltekpar Medan, Hamdani mengatakan, kegiatan ini berlangsung pada tanggal 13 hingga 15 Juni 2019 di Tempat Uji Kompetensi Politeknik Pariwisata Medan. Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Hubungan Antarlembaga, Sri Susiati.

“UJK ini merupakan rangkaian uji sertifikasi yang telah terintegrasi dengan kurikulum tahun 2014 dan review kurikulum berbasis kompetensi tahun 2017 Poltekpar Medan tahun akademik 2018/2019,” kata Hamdani, Senin (17/6).

Peserta dalam UJK pertama ini adalah 725 asesi yang diases oleh 48 asesor yang sudah mendapatkan sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Para asesi mendapatkan sertifikasi kompetensi yang telah disesuaikan dengan skema kualifikasi ASEAN, KKNI, AQRF, dan ACC-STP.

Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Anwari Masatip menjelaskan, sertifikasi mahasiswa merupakan salah satu realisasi dari tugas perguruan tinggi, yaitu certification.

“Mahasiswa harus benar-benar mendapatkan sertifikasi kompetensi, yang nantinya dapat digunakan untuk kelengkapan dokumen saat melamar pekerjaan,” jelas Anwari.

Uji Kompetensi Sektor Pendidikan Bidang Hotel, Restoran, dan Kepemanduan bagi mahasiswa.

Uji Kompetensi Sektor Pendidikan Bidang Hotel, Restoran, dan Kepemanduan bagi mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia pariwisata yang tersertifikasi khususnya di Sumut. Seperti diketahui bersama, Danau Toba merupakan salah satu destinasi pariwisata nasional yang saat ini diprioritaskan pengembangannya.

“Sertifikasi ini merupakan salah satu upaya untuk pemenuhan sumber daya manusia yang nantinya dibutuhkan,” ujarnya.

Mahasiswa sebelumnya telah dibekali dengan teori pembelajaran sebelum diasesmen. Saat ini pola uji kompetensi telah disesuaikan dengan kurikulum pembelajaran mahasiswa. LSP P1 Poltekpar Medan memiliki sasaran output 278 sertifikat skema kualifikasi ASEAN dan 76 sertifikat skema okupasi ASEAN.

Uji Kompetensi Sektor Pendidikan Bidang Hotel, Restoran, dan Kepemanduan bagi mahasiswa.

Uji Kompetensi Sektor Pendidikan Bidang Hotel, Restoran, dan Kepemanduan bagi mahasiswa.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri menyebut, dalam dunia kerja kompetensi harus dipelihara. Bukan hanya pernah kompeten, tetapi harus kompeten dan terus kompeten.

“Sehingga SDM yang dihasilkan profesional. Sertifikasi merupakan tugas utama yang harus dilaksanakan oleh PTNP,” ungkapnya.

SDM yang dihasilkan harus dipastikan berkompetensi, karena telah mendapatkan pendidikan dan sertifikasi di kampus. Kompetensi ini dapat diperoleh dari pembelajaran formal, non formal, pelatihan kerja ataupun pengalaman kerja.

“Kita harus selalu mengingat pesan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bahwa People are the real differentiator. Yang membedakan kita dengan bangsa lain SDM. Sebagai penghasil SDM pariwisata, kita harus tetap berkomitmen menciptakan kurikulum dan sertifikasi pendidikan yang mumpuni,” tegasnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar