Polsek Patumbak Gagalkan Peredaran 30 Kg Ganja

Polsek Patumbak Gagalkan Peredaran 30 Kg Ganja

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi (kanan) didampingi Wakapolsek (kiri) dan Panit Reskrim Iptu Lumban Batu (belakang), Minggu (26/2) memaparkan dua tersangka kurir berikut barang bukti, Minggu (26/2)

(dgh/csp)

Minggu, 26 Februari 2017 | 20:14

Analisadaily (Medan) - Kepolisian Sektor Patumbak kembali membongkar dan menggagalkan sindikat peredaran narkotika. Petugas mengamankan dua kurir asal Aceh dengan barang bukti daun ganja kering seberat 30 kilogram.

Ironisnya, salah seorang kurir masih berstatus pelajar. Kedua tersangka yakni MZ (24) alias Danil, penduduk Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh Utara dan MN (17) warga Cot Matang, Kecamatan Sawang, Lhokseumawe, Aceh Utara.

Kapolsek Patumbak, Kompol Afdhal Junaidi mengatakan, kurir narkotika antar Provinsi ini dibekuk dari salah satu loket bus di Jalan SM Raja KM 7, Medan Amplas.

"Ya, kita berhasil mengungkap jaringan ini berdasarkan laporan masyarakat," kata Kapolsek Patumbak melalui Kanit Reskrim, AKP Fery Kusnadi, Minggu (26/2).

Fery menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan sementara, kurir mengaku mendapat tugas untuk mengantarkan ganja ke Kota Pekan Baru, Provinsi Riau. Namun belum sampai ke tujuan, Polisi telah membekuknya.

"Keduanya mengaku akan mengantarkan ganja ke Pekan Baru," ujar Fery.

Fery menambahkan, tersangka menyelundupkan ganja dengan modus membawa buah langsat. Ganja dimasukkan ke kotak bersama dengan buah langsat.

Sebagai upah, kedua kurir ini akan mendapat duit sebesar Rp 300 ribu setiap kilo ganja yang berhasil diantarkan.

Atas perbuatannya, tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Patumbak karena dijerat Undang - undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Sebelumnya, petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak juga mengamankan 14 kilogram ganja dari seorang kurir yang juga asal Aceh dengan upah yang sama.

(dgh/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar