Polrestabes Medan Lengkapi Kasus Penodaan Agama

Polrestabes Medan Lengkapi Kasus Penodaan Agama

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho saat memberikan keterangan, Kamis (18/5)

(jw/csp)

Kamis, 18 Mei 2017 | 19:56

Analisadaily (Medan) - Polrestabes Medan terus melengkapi berkas-berkas terkait dugaan penodaan agama yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan, Mahasiswa berinisial BP itu ditangkap setelah posting-annya di media sosial dinilai menghina Nabi Muhammad SAW.

"Kasus ini sedang kita proses karena ini baru tiga hari. Sementara pelakunya sudah diamankan serta dalam waktu dekat ini kita lengkapi berkasnya dan kita kirim," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kamis (18/5).

Sandi menjelaskan dalam kasus tersebut, petugas telah melengkapi berkas-berkas seperti saksi-saksi dan berkas lainnya.

"Untuk saksi kita akan lengkapi seperti saksi dari MUI, Kemenag, ahli bahasa, IT, dan ahli komunikasi. Pelaku yang sudah diamankan akan kita tindak dan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku," jelasnya.

Dalam kasus ini, Sandi menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menjaga kondusifitas Kota Medan sesuai dengan agama masing-masing. Dan selalu bijak serta cerdas dalam melakukan sesuatu, apalagi di media sosial.

"Jadi agama itu bukan untuk diperdebatkan atau dipergunjingkan. Saya juga menghimbau kepada masyarakat jangan berhenti berbuat baik. Supaya masayarakat tenang," himbau Kapolrestabes Medan.

Pihak Universitas Unimed secara resmi memberhentikan mahasiswa semester II Fakultas Teknik Unimed berinisial BP yang diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Kepala Humas Unimed, Muhammad Surip menjelaskan, pemecatan yang dilakukan karena perbuatannya yang tidak sesuai kebijakan universitas.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar