Polres Nias Selatan Kembali Sita 105 Liter Tuak Suling

Polres Nias Selatan Kembali Sita 105 Liter Tuak Suling

Penyitaan minuman keras jenis Tuak Nias.

(rel/rzd)

Jumat, 27 Juli 2018 | 14:35

Analisadaily (Nias) - Petugas Kepolisian Resort Nias Selatan Sumatera Utara kembali menyita minuman keras tuak suling dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). 3 jerigen yang berisi tuak suling dengan volume sekitar 105 liter disita dari dua lokasi berbeda.

Kapolres Nias Selatan, AKBP Faisal F. Napitupulu mengatakan, minuman keras jenis tuak suling tersebut merupakan hasil sitaan dalam Operasi Pekat yang digelar Polsek Jajaran.

"Tuak suling tersebut disita oleh personil Polsek Lolowau dan Lahusa," kata Faisal, Jumat (27/7).

Dijelaskan, personil Polsek Lolowau menyita 1 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 35 liter saat melaksanakan razia di jalan umum Desa Lolomoyo, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan.

Kemudian personil Polsek Lahusa yang melaksanakan Operasi Pekat di Jalan Lahusa, Teluk Dalam, Kabupaten Nias, menyita 2 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 70 liter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, 35 liter tuak suling yang diamankan personil Polsek Lolowau dibawa oleh Robahan Halawa alias Ama Jernih (32), warga Desa Olayama, Kecamatan Huruna, Kabupaten Nias Selatan.

Tuo Nifaro tersebut dibeli dari Desa Telumbaho, Kecamatan Moi, Nias Barat, dan akan dibawa ke Desa Hilinamaziono, Kecamatan O'o'u, Kabupaten Nias Selatan. Sedangkan 70 liter tuak suling lainnya disita personel Polsek Lahusa dari Andrinus Waruwu alias Tinus (32) warga Desa Somi, Kecamatan Gido Kabupaten Nias.

Tuak tersebut dibeli dari Desa Somi, Kecamatan Gido, Kabupaten, Nias dan akan dibawa ke Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Seluruh barang bukti tuo nifaro tersebut saat ini telah disita dan diamankan di Polres Nias Selatan.

“Kita terus melakukan penertiban peredaran minuman keras di Kabupaten Nias Selatan, untuk menegakkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor: 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan,” tandas Faisal.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar